Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : warga Tambak Cemandi dan Karang Taruna saat dilikasi properti Diamond Village Juanda. (Nurul.memojatim)

Sidoarjo-Memo. Maraknya property bodong di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur kian membuat masyarakat khususnya warga Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati Sidoarjo berhati-hati dalam memilih perumahan sebagai rumah tinggal atau pun tempat usaha. Hal tersebut disampaikan oleh warga Tambak Cemandi pada hari Senin (30/11) pagi dilokasi dimana tempat Perumahan Diamond Village Juanda akan dibangun dilahan seluas sekitar kurang lebih dua hektar itu.

Sumardi salah satu Ketua RT VIII Desa Tambak Cemandi mengaku, khawatir warganya menjadi korban properti abal-abal (tak berizin), "Kami khawatir perumahan disini abal-abal (tak berizin), karena sebagian besar warga disini warga Tambak Cemandi,"tutur, Sumardi saat dikonfirmasi oleh sejumlah media.

Masih kata Sumardi, pihaknya menilai bahwa perumahan Diamond Villege Juanda milik PT Araya Berlian Perkasa tersebut tidak mengantongi izin dan sudah menjalankan marketing (pemasaran) nya sekitar satu bulan yang nantinya berdampak pada user. "Kalau property ini abal-abal siapa yang bertanggung jawab atas uang muka (DP) yang sudah masuk,"terangnya.

Seperti yang banyak diberitakan sejumlah media sebelumnya, warga Desa Tambak Cemandi keberatan dengan adanya pembangunan jembatan akses jalan menuju perumahan Diamond Village Juanda yang dibangun diatas sungai pengairan, selain itu diduga pembangunan jembatan tersebut juga tidak mengatongi izin. (nr)

Posting Komentar