Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Pasangan Cabub dan Wabub Pilkada Sidoarjo. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) menjatuhkan rekomendasinya pada pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo. Hal tersebut setelah beredarnya surat undangan penyerahan rekomendasi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Sidoarjo tahun 2020 dari PDI P pusat ke DPD PDI P Jatim.

Beredarnya rekomendasi tersebut bersamaan dengan keluarnya pakta integritas kepada Kelana Aprilianto dan Dwi Astutik dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN).

Dalam pakta integritas itu di tandatangani langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jendral Eddy Suparno pada 31 Agustus 2020 di Jakarta.

Isi pada poin pertama menyatakan dalam proses seleksi bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diajukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin bahwa, memiliki komitmen tinggi untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sehingga dalam menghadapi pilkada 9 Desember mendatang. PDI Perjuangan bersepakat dengan PAN untuk mengusung pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik.

Jelang mendekati waktu pendaftaran Pilkada Sidoarjo terasa semakin panas kondisi politik di kota deltras. Pasalnya, sebelumnya, sempat digadang-gadang rekomendasi partai bergambar kepala Banteng bermoncong putih itu akan jatuh ke Bahrul Amig Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo.

Bahkan mantan Kepala Dinas DLHK ini mendapat dukungan dari mendapat dukungan dan menggelar deklarasi bersama PPP dan DPC PDIP dikantornya pada hari Rabu tanggal (8/1/2020) lalu. (kr/rif)

Posting Komentar