Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : ruang Candra Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Sidang dalam perkara korupsi uang nasabah Bank BRI Cabang Sumenep Jawa Timur atas terdakwa Mukmin Hanafi di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya pada hari Kamis (6/8/2020) ditunda Minggu depan.

Sidang yang diketuai oleh Dede Suryaman selaku Hakim Ketua serta dua Hakim Anggota Lufsiana dan Bagus Handoko setelah memanggil ke tujuh saksi staf dari Bank BRI Sumenep itu menolak dan meminta pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumenep untuk menghadirkan para korban yang dirugikan dalam perkara ini yaitu nasabah Bank BRI Cabang Sumenep.

"Mana ini korbannya?, kalau begitu ditunda saja ya. Hadirkan korbanya (nasabah)"kata Hakim Ketua Dede Suryaman sambil mengetuk palu tiga kali dikutip memojatim.

Sementera, saat ditemui JPU Kejari Sumenep, Anisah dan Nur menyampaikan, "tadi majelis hakim minta untuk menghadirkan dari nasabahnya dulu. Sedang saksi sekarang yang kami hadirkan dari pihak BRI,"ucap JPU Nur usai persidangan.

Sedangkan JPU Anisah menambahkan, untuk korban sekitar 15 orang nasabah.
"Kami akan hadir pada sidang Minggu depan kurang lebih 15 saksi dari nasabah,"terang JPU Sumenep, Anisah.

Sekedar diketahui, terdakwa diadili diduga karena telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 800 juta.

Modus terdakwa tidak menyetorkan uang nasabah dan digunakan untuk kepentingan pribadi sejak Maret 2018 sampai Desember 2019.

Atas perbuatan terdakwa JPU Kejari Sumenep menjerat dengan Pasal Pasal 2 subsidair Pasal 3 Junto Pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dirubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001. (rief)

Posting Komentar