Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : ilustrasi

Surabaya-Memo. Berkedok pijat refleksi tapi faktanya melayani seks thereesome (bertiga) ini berhasil diungkap Polrestabes Surabaya pada hari Jumat (24/7/2020). 

Praktek bisnis lendir yang menggunakan sarana online tersebut tercium petugas bermula pelaku Hidayatul Munif (48) laki-laki yang kos di jalan Dukuh Kupang Indah, Surabaya bersama istri sirinya DR (28) kerap sekali menjajahkan istrinya melalui jejaring Media Sosial (Medsos) Facebook.

Di dalam melakukan aksinya Hidayatul Munif menawarkan istrinya dengan menyaru sebagai ahli terapi dan pijat refleksi. Petugas terus memantau aktifitas akun milik pelaku sampai akhirnya transaksi lanjut ke amplikasi WhatsApp.

"Tersangka menjajakan istrinya sendiri lewat Facebook. Saat ada tamu yang mengirim pesan ke Facebook tersangka, dilanjutkan ke WA. Dari situ istrinya ditawarkan bisa melayani thereesome dengan tarif Rp. 600 ribu satu kali main," terang, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama pada hari Kamis (6/8/2020).

Dari sana tim unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya melacak keberadaan pelaku yang akan sedang melakukan seks thereesome lalu menangkapnya.

Sementara DR dihadapan petugas mengaku bahwa, dirinya tidak bisa menolak keinginan suaminya karena hipitan ekonomi.

Atas perbuatanya itu penyidik menetapkan Hidayatul Munif sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang RI No. 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP. (ms/rief)

Posting Komentar