Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : ilustrasi

Surabaya-Memo. Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap salah satu oknum pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berinisial SY (57) terkait dugaan adanya tindak pidana penggelapan dalam jabatan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

SY yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim terkait kapasitasnya sebagai Plt Direktur Utama (Dirut) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Bojonegoro pada tahun 2018 silam.

Pemeriksaan tersebut berkaitan tentang pengelola penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu. Sedangkan, Fungsi PT ADS adalah menampung setoran hasil lifting minyak ExxonMobil Cepu Limited. Dana setoran tersebut merupakan bagi hasil PI.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim mencium adanya dugaan pemindahan dana setoran pada akhir tahun 2019 oleh SY ke giro dari CIMB ke BNI sebesar Rp100 miliar tanpa persetujuan pemilik saham lainnya. 

Dari pemindahan itu SY memperoleh cash back atau dana promosi sebesar Rp. 600 juta. Dari cash back itu, Rp 300 juta diduga digunakan untuk wisata ke Bali bersama 38 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bojonegoro, 75 juta dibelikan tenda pedagang kaki lima, dan sisanya untuk kegiatan lain.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, kasus dugaan tindak pidana penggelapan dan atau pencucian uang bagi hasil penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu ini, melibatkan SY (57), oleh oknum pejabat Pemkab Bojonegoro, yang pernah menjabat sebagai  Plt. PT ADS.

"Benar sudah masuk tahap penyidikan, sudah 11 saksi yang diperiksa,"terang, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dikutip dari beritalima.com oleh memojatim hari Senin (10/8/2020).

Perlu diketahui, SY menjabat sebagai Plt. Direktur Utama PT ADS melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) di Creative Room lantai 6 Gedung Pemkab Bojonegoro. SY menggantikan Dirut PT ADS yang lama yaitu, Ganesa Aksari pada 5 November 2018, pergantian ini karena Ganesa Aksari yang habis masa jabatannya pada 31 Oktober 2018. (rief)

Posting Komentar