Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : sidang putusan melalui teleconfrace yang tersambung di Pengadilan Tipikor Surabaya. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Dinilai bersalah mantan Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan, Irwan Setyadi divonis 1 tahun dan 7 bulan oleh Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya pada hari Rabu (15/7/2020) dijalan raya Juanda, Sedati Sidoarjo.

Sidang yang diketuai Cokorda Gede Arnatha selaku Hakim Ketua serta dua Hakim Anggota Jhon Dista dan Mochamad Mahin itu juga menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp 50 juta subsidair 1 bulan.

"Menghukum pidana selama 1 tahun dan 7 bulan denda sebesar Rp 50 juta subsidair 1 bulan,"tutur, Hakim Ketua Cokorda Gede Arthana saat membacakan putusan dikutip memojatim dalam persidangan diruang Candra.

Terdakwa Irwan Setyadi dinilai telah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang tindak pidana korupsi jo Pasal 64 KUHP.

Putusan tersebut 5 bulan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lamongan yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 2 tahun denda Rp 50 juta subsidair 1 bulan.

Ditemui usai persidangan JPU Kejari Lamongan Rudi menyampaikan, pihaknya serta tim Penasehat Hukum (PH) terdakwa menerima putusan Majelis.

"Kita dan terdakwa menerima putusan majelis hakim,"pungkasnya. (rief)

Posting Komentar