Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : suasana sidang korupsi pembangunan lahan parkir wisata Pantai Klayar. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pacitan menghadirkan 9 saksi atas dugaan tindak pidana korupsi pembangunan lahan parkir tempat wisata Pantai Klayar dengan tiga terdakwa yakni, Bayu Damayanto, Fajar Sigit dan Sarno Utomo pada hari Rabu (10/6).

Para saksi yang dihadirkan terdiri dari tiga pejabat di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olaraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan, dua kuasa Konsultan Pengawas dan empat pejabat Bank Jatim Cabang Pacitan.

Dalam persidangan pada saksi tim penuntut umum mempertanyakan seputaran terkait proses penerimaan dan kelengkapan legalitas CV Bukit Tinggi selaku pemenang proyek.

"Siapa Direktur CV Bukit Tinggi pada waktu mengajukan,"tanyak, JPU Didit Agung Nugroho dalam persidangan pada saksi dan dijawab, Bayu Direkturnya saat dikutip memojatim.

Dipersidangan juga diungkapkan bahwa, sebelum Bayu Damayanto sebagai Direktur CV Bukit Tinggi juga diketahui Susanto (alm) juga sebagai Direktur.

Kasi Pidsus Kejari Pacitan, Didit Agung Nugroho yang bertindak sebagai JPU juga mempertanyakan tentang surat perubahan nama CV Bukit Tinggi, namun saksi menjawab lupa. Selain itu jaksa juga mempertanyakan siapa yang berhak mengambil pencairan uang direkening yang bersangkutan yang diketahui yang bertanggung jawab adalah Susanto yang sudah dirubah menjadi Bayu dan dikordinir oleh Fajar.

Sedangkan, Majelis Hakim mepertegas lagi pada saksi apakah kegiatan proyek itu terdapat pengurangan volume.

"Benar tidak ada pengurangan volume,"tanyak, Hakim Anggota, Jhon Dista pada saksi konsultan pengawas dan dibenarkan oleh saksi.

Sementara, Syahro selaku Penasehat Hukum (PH) terdakwa Sarno Utomo dipersidangan mempermasalahkan prosedur proses penerimaan dan penandatangan berkas CV Bukit Tinggi. 

"Untuk konsultan pengawas yang menunjuk sebelumnya dari mana?, dan apakah selaku konsultan apakah ada  tersertifikasi,"ucap Syahro dipersidangan.

Diketahui, pihak penyidik Kejaksaan Negeri mencium penyelewengan terkait pekerjaan proyek pembangunan tempat lahan parkir obyek wisata Pantai Klayar yang berada di Desa Sendang, Kecamatan Donorejo Kabupaten Pacitan Jawa Timur tahun 2018 senilai Rp 1 miliar.

Sehingga menetapkan Bayu Damayanto, Fajar Sigit sebagai rekanan pihak swasta dan Sarno Utomo sebagai PPKom menjadi terdakwa atas perkara yang merugikan keuangan negara senilai Rp 190 juta. Atas perbuatannya Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 3 juncto Pasal 55 Undang-Undang Tipikor RI. (rief)

Posting Komentar