Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji dan Wabup saat louncing Satpas Tangguh Semeru. (Nurul,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji louncing Satpas Tangguh Semeru pada hari Rabu (17/6). Dalam louncing Satpas Tangguh Semeru Polresta Sidoarjo juga menerapkan protokol kesehatan. Hal itu disampaikan oleh Kaporesta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, saat kendaraaan yang dibawa masyarakat masuk gerbang Mapolresta Sidoarjo akan dilakukan penyemprotan disinfektan dulu kemudian, masyarakat harus melewati bilik disinfektan setelah itu dilakukan pengukuran suhu tubuh.

"Disini masyarakat maupun petugas  dibatasi ada sekat pemisah, jadi tidak bisa bersinggungan langsung. Agar antriannya tidak berjubel, pelayanan Satpas Tangguh Semeru Polresta Sidoarjo membuka pendafataran secara online dibatasi 350-400 per hari," terang, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji.

Masih lanjut Kapolresta, dalam pelayanan tetap harus patuhi SOP kesehatan pencegahan Covid-19 termasuk pengaturan tempat duduk antrian. Setiap orang terpisahkan satu kursi kosong. Kemudian loket antrian juga menerapkan physical distancing. Antrian tunggu pelayanan SIM juga ditata rapi dan ada jarak pemisah satu dengan lainnya.

"Jadi, mulai dari awal hingga akhir pelayanan sudah tertata sedemikian rupa, seperti physical distancing juga SOP," ucapnya.

Sementara,  Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menambahkan, untuk menyiasati masa transisi new normal pelayanan seperti ini kita inginkan, sehingg pelayanan dapat berjalan sesuai SOP kesehatan.

"Pelayanan terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19 Polresta Sidoarjo ini, bisa menjadi role module bagi instansi lain yang ada di Kabupaten Sidoarjo, baik di pemerintahan maupun swasta,"tutup, Nur Ahmad Syaifuddin.

Dengan penerapan protokol SOP kesehatan ini, diharapkan Polresta Sidoarjo bisa menyajikan pelayanan prima pasa masyarakat dalam pembuatan SIM. (nr/rif)


Posting Komentar