Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : suasana sidang online empat terdakwa korupsi Pasar Manggisan, Jember. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya di jalan raya Juanda, Sedati, Sidoarjo mulai menyidangkan empat terdakwa pelaku korupsi Pasar Manggisan, Jember yaitu, Anas Ma'ruf, Irawan Sugeng Widodo, Edi Shandy dan Fariz Nurhidayat pada hari Selasa (2/6/2020). 

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut dilakukan secara online melalui teleconfrece dan dibaca bergantian oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Triyono Yulianto dan Faizal Nur Hidayat di ruang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya.

Dalam dakwaannya, keempat terdakwa dinilai bersalah melakukan perbuatan melanggar hukum melakukan korperasi hingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 miliar lebih.

"Mendakwa terdakwa dengan pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang  Tindak Pidana Korupsi,"ucap JPU Kejari Jember saat dikutip memojatim.

Keempat terdakwa didakwa pasal yang sama oleh tim penuntut umum.

Usai pembacaan surat dakwaan, Majelis Hakim yang diketuai oleh Hisbullah Idris serta dua Hakim Anggota Emma Ellyani dan Moch Mahin menanyakan kepada terdakwa apakah melakukan esepsi atau tidak.

"Mohon izin untuk perkara ini kami tidak mengajukan esepsi yang mulia,"kata, Mohamad Nuril Penasehat Hukum terdakwa Anas Ma'ruf dan Edi Shandy melalui teleconfrece.

Selanjutnya, sidang kembali akan digelar kembali pada pekan depan dengan agenda saksi.

Dikonfirmasi usai persidangan kenapa tidak pihaknya mengajukan esepsi Mohamad Nuril menyatakan, "Syarat formal dakwaan sudah terpenuhi sehingga kita akan segera masuk ke pokok perkara,"tegasnya, pada memojatim.

Sekedar diketahui, empat terdakwa diadili karena dinilai melakukan tindak pidana korupsi atas proyek revitalisasi Pasar Manggisan Kecamatan Tanggul Jember, yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 miliar lebih dari nilai total anggaran Rp 7,8 miliar dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui APBD Pemkab Jember tahun 2018. (rief)  

Posting Komentar