Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Ilustrasi :

Pasuruan-Memo. Miris! Ditengah-tengah pandemi penanganan pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19 dengan berbagai upaya oleh pemerintah, malah disalah gunakan oleh sebagian oknum tak bertanggung jawab. 

Pasalnya, Kejaksaan Negeri Pasuruan mulai mendalami adanya dugaan penyimpangan terkait proyek pengadaan 2,5 juta masker dengan nilai anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 7,5 miliar. Penyelidikan tersebut dibuktikan dengan melakukan pemanggilan terhadap dua kepala dinas di Pemkab Pasuruan pada hari Senin (4/5/2020).

Dua Kepala Dinas yang dipanggil Kejari Pasuruan yakni, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Edy Suwanto dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dinkop UMKM) Kasani. 

Kepala Kejaksaan Negeri Pasuruan, Ramdanu Dwiyantoro melalui Kasi Intel, Irvan menuturkan, ada laporan dari masyarakat bahwa proyek pengadaan masker yang seharusnya diperuntukan untuk warga terdampak covid 19 itu diduga dikorupsi oknum anggota DPRD Kabupaten Pasuruan.

"Kami mendapat info dari masyarakat, jadi perlu kami selidiki kebenarannya. Sehingga perlu diperoleh informasi dari pihak-pihak terkait,"tutur, Kasi Intel Kejari Pasuruan, Irvan pada media saat dikutip dari klikjatim. 

Masih kata Irvan, pihaknya untuk menindak lanjuti informasi tersebut perlu mengumpulkan data (Puldata) dan mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) dari dua Kepala Dinas. 

"Kita baru tahap penyelidikan. Kami perlu dapat informasi dari dua Kepala Dinas mengenai proyek pengadaan 2,5 juta masker itu,"tegasnya.

Diketahui, program pengadaan 2,5 juta masker kain untuk mencegah persebaran covid-19 di Kabupaten Pasuruan bersumber dari anggaran refocusing tahap I melalui Disperindag dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pasuruan. Alat penutup hidung dan mulut untuk mencegah persebaran virus corona itu rencananya dibagikan gratis kepada masyarakat Pasuruan.

Namun, dalam proses pengadaan itulah diduga telah dimanfaatkan segelintir oknum anggota DPRD Kabupaten Pasuruan untuk kepentingan pribadi. Modusnya dengan meminta jatah pengadaan di Disperindag serta Dinas Koperasi dan UMKM minimal 10 ribu kain masker untuk masing-masing orang. (nr/rief)

Posting Komentar