Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : 130 pelanggar PSBB saat diamankan petugas di Mapolresta Sidoarjo. (Nurul,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus melakukan penekanan penyebaran convid 19 atau corona pasca diperpanjangnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II. 

Memasuki tahap II perpanjangan PSBB masih saja banyak masyarakat yang melanggar tidak mematuhi anjuran pemerintah. 

Hal itu terbukti pada hari Sabtu (16/5) malam petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo bersama Polresta Sidoarjo dan Kodim 0816 berhasil mengamankan 130 orang pelanggar PSBB. Akibatnya, para pelanggar diangkut ke Mapolresta Sidoarjo guna menjalani rapid test.

Kasatpol PP Pemkab Sidoarjo, Widiyantoro Basuki melalui Kabid Ketertiban Umum, Yany Setyawan menuturkan, giat ini sebagai upaya penekanan pemutusan penyebaran virus convid 19 di wilayah Sidoarjo. Saat dilakukan rapid test dari 130 orang pelanggar semua negatif convid 19.

"Alhamdulillah setelah dilakukan rapid test semuanya negatif convid 19,"tutur, Kabid Ketertiban Umum, Yany Setyawan pada memojatim hari Minggu (17/5).

Masih banyaknya pelanggar PSBB, Kabid Ketertiban Umum Yany Setyawan dan Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Mujito menyatakan, tingkat kesadaran masyarakat atas pandemi ini masih kurang.

"Untuk masyarakat khususnya masyarakat Sidoarjo marilah kita bersama-sama mematuhi protokol yang dikeluarkan pemerintah, agar pandemi ini segera berakhir,"himbaunya.

Ditegaskan, Pemkab Sidoarjo juga akan menggelar jam malam dimulai pukul 21:00 wib. Mereka yang beraktivitas diluar rumah saat jam malam akan dicek kesehatannya, apabila ada reaksi positif dalam rapid test akan langsung dibawa ke rumah sakit. (nr/rief)

Posting Komentar