Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : terdakwa Edy Heri Rispati dalam persidangan Pengadilan Tipikor Surabaya. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Terdakwa mantan Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Cabang Kota Pasuruan periode tahun 2015-2019, Edy Heri Respati divonis pidana 6 tahun kurungan oleh Pengadilan Tipikor Surabaya pada hari Kamis (12/3). 

Sidang yang digelar diruang Cakra tersebut Hakim Ketua Dede Suryaman didampingi dua Hakim Anggota Emma Ellyana dan Agus Yuniato menyatakan dan menghukum terdakwa Edy Heri Rispati dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 200 juta subsidair 4 bulan. Selain itu, adanya dugaan tindakan korupsi bersama-sama Majelis Hakim juga memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan untuk menindaklanjuti Ketua DPRD Kota Pasuruan, Ismail Marjuki.

"Menghukum terdakwa Edy Heri Rispati dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 200 juta subsidair 4 bulan,"kata Hakim Ketua Dede Suryaman dalam membacakan putusan saat dikutip memojatim.

Selain itu ketua majelis juga menghukum terdakwa Edy Heri Rispati untuk membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 1,8 miliar dengan ketentuan bilamana tidak dibayar setelah ada kekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita dan dilelangkan dan apabila tidak ada harta benda maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama 2 tahun penjara.

Usai menyampaikan putusan Majelis Hakim Ketua Dede Suryaman memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan Banding bilamana putusan ini dirasa tidak puas, begitu pula disampaikan untuk penuntut umum.

"Saya pikir-pikir yang mulia,"ucap, terdakwa Edy Heri Rispati setelah berkordinasi dengan Sudiono selaku Penasehat Hukum (PH) nya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, perkara korupsi dana hiba di PSSI Cabang Kota Pasuruan yang dikucurkan dari Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pasuruan tahun 2015 sebesar Rp 4.99 miliar ini bermula dari hasil ungkap oleh penyidik Direskrimsus Polda Jatim.

Terdakwa dalam melakukan aksinya melakukan beberapa modus yaitu, dengan membuat propsal fiktif dari 8 proposal sejumlah kegiatan sebagai berikut, Pembinaan Usia Remaja/Liga Remaja, Porprov Jatim 2015, Kompetisi U-12 Antar Kelurahan se- Kota Pasuruan, Kegiatan Tahunan Askot PSSI Pasuruan, Pembinaan Tim Futsal Kota Pasuruan, Kompetisi Piala Kemerdekaan Antar Club Internal 2015 dan Kompetisi Internal U- 17. 

Dari 8 kegiatan yang direalisasikan hanya 3 kegiatan, sedangkan 5 kegiatan diketahui fiktif. (rief)

Posting Komentar