Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : jalan berlubang di Desa Damarsih Kecamatan Buduran Sidoarjo. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Khawatir bercampur geram warga Desa Damarsih, Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo tanam pohon pisang dijalan berlubang sepanjang Jl. Ir. Juanda pada hari Kamis (5/3). Kejengkelan warga tersebut dikarenakan banyaknya jalan berlubang yang hingga saat ini belum ada perhatian secara serius dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Selain menanam pohon pisang dijalan berlubang warga juga memasang poster, salah satunya bertuliskan sindiran pemerintah yang miskin terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo "Loket Masuk Rp 10.000 Donasih Untuk Pemerintah".

Salah satu warga setempat, Rasyid menyatakan, akibat jalan berlubang tersebut sudah banyak korban pengendara jatuh saat melintas di jalan Ir, Juanda, apalagi saat banjir lubang tidak kelihatan, sehingga warga memutuskan ditanami pohon.

"Pengendara sering terjatuh disini. Apalagi pas musim banjir. Otomatis tidak kelihatan lubangnya,"ungkap, Rasid dikutip memojatim.

Saat ditanyak apa penyebab jalan berlubang itu, Rasyid menerangkan, 

"Penyebabnya ya, banyak kendaraan bermuatan berat melintas kawasan ini. Muatan sirtu, hasil pengurukan, dan lain-lain,"terangnya.

Selain itu lanjutnya, itensitas hujan yang kerap mengguyur kawasan Sidoarjo bagian dari salah satu penyebabnya jalan rusak dan berlubang.

Penanaman pohon pisang dan tulisan di poster oleh warga itu terjadi sejak 15 hari lalu, dengan harapan agar Pemkab Sidoarjo segera melakukan perbaikan untuk mencegah bertambahnya korban pengendara yang jatuh. (rief) 

Posting Komentar