Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : petugas saat memeriksa setiap pungunjung PN Surabaya. (Istimewa)
 
Surabaya-Memo. Pengadilan Negeri (PN) Surabaya masih tetap menjalankan aktifitas seperti biasa, walau Dinas pendidikan se Surabaya telah libur dari aktifitas kegiatan belajar mengajar sebagai bentuk pencegahan penularan virus Corona Covid-19.

Namun, hal ini belum terlihat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, meski setiap harinya ratusan orang berinteraksi ditempat ini.

Pasalnya, PN Surabaya telah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh yaitu, Thermal Gun sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona yang kini sedang musim.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabag Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono pada sejumlah media dan dikutip memojatim hari Senin (16/3). Pihak PN Surabaya telah menyiapkan
alat pengukur suhu tubuh yaitu Thermal Gun bagi pegawai dan pengunjung PN Surabaya.

"Siapapun yang suhunya diatas 37 derajat tidak boleh masuk. Ini berlaku untuk semua termasuk tahanan,"terang, Sigit Sutrono.

Disinggung soal apakah ada wacana untuk meliburkan seperti kebijakan Pemkot Surabaya Sigit menambahkan, belum ada perintah dari Mahkamah Agung (MA).

"Belum ada wacana libur, Kita nunggu perintah dari Mahkamah Agung.  Karena yang berhak meliburkan itu Mahkamah Agung bukan Ketua Pengadilan Tinggi maupun Ketua Pengadilan Negeri. Semua Pengadilan Negeri menunggu perintah dari Mahkamah Agung," ucapnya. 

Masih lanjut Sigit, Andai ada keputusan libur dari Mahkamah Agung, namun penanganan perkara di PN Surabaya dipastikan tetap berjalan seperti biasa tapi dengan cara yang berbeda. 

"Kalau toh harus libur ya libur, tapi perkara tetap jalan. Bagaimana caranya, kita kan sudah ada litigasi, beberapa sudah jalan. Yang manual kita pikirkan lagi apakah dibikin semacam teleconfrence supaya kita nggak kontak fisik lah,"pungkasnya. (is/rief) 

Posting Komentar