Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : pelaku pembunuh ibu mertua, Totok Dwi Prasetyo saat diamankan Polresta Sidoarjo. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Sungguh biadab perbuatan Totok Dwi Prasetyo (25th) pelaku pembunuhan terhadap korban Siti Fadillah (47th) warga Desa Ganting Kecamatan Gedangan Sidoarjo pada hari Rabu (26/2). Pasalnya, hanya tidak diberi hutang uang sebesar Rp 3 juta pelaku tega menghabisi nyawa mertunya yang tak lain ibu dari istri pelaku.

Dihadapan petugas pelaku mengaku kalap saat permintaannya untuk hutang uang sebesar Rp 3 juta tidak di kabulkan oleh korban Siti Fadillah, hingga pelaku dengan tegahnya menganiaya korban dengan miniatur kapal dari bahan porseling, bukan hanya itu pelaku juga menghajar korban dibagian kepala dengan sebuah LPG beberapa kali.

"Pelaku tega membunuh mertuanya karena hutang uang senilai Rp 3 juta tidak dikabulkan,"ucap, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji pada media saat konfrensi pers dihalaman Mapolresta Sidoarjo saat dikutip memojatim hari Rabu (26/2).

Masih lanjut Kombes Pol Sumardji, biadadnya lagi pelaku setelah mengahajar korban dengan benda-benda keras tersebut. Pelaku menusuk dada korban berkali-kali menggunakan sebuah gunting dengan masud agar mengenai jantung dan meninggal.

"Ini perbuatan biadab sekali, setelah menusuk dada korban, pelaku juga menusuk bagian bawah perut. Pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," tegas, Kombes Pol Sumardji.

Atas perbuatannya pelaku Totok Dwi Prasetyo menantu biadab yang tegah menghabisi mertuanya tersebut beserta barang bukti diamankan petugas dan terancam dengan Pasal 338 KUHP tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain atau pembunuhan. (rief)

Posting Komentar