Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : benner relawan Bahrul Amiq (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo atas dugaan adanya keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ikut deklarasi partai politik dan berbuntut pemanggilan Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Ridho Prasetyo pada hari Rabu (15/1) lalu untuk klarifikasi ini jawabannya.

Temuan Bawaslu terkait dugaan adanya ASN yang ikut deklarasi partai politik yang dimaksud tersebut adalah Bahrul Amiq Kadishub Pemkab Sidoarjo yang turut dalam deklarasi yang digelar oleh partai PDIP dan PPP beberapa waktu lalu.

Bahrul Amig saat dikonfirmasi oleh memojatim membenarkan hal tersebut dan menyatakan, dirinya sudah mendatangi Bawaslu untuk klarifikasi dan memberikan penjelasan apa alasan dirinya hadir pada undangan deklarasi itu.

"Iya saya mendatangi Bawaslu, sifatnya klarifikasi,"ucap, Bahrul Amiq saat dikutip memojatim hari Kamis (16/1).

Kedatangan Bahrul Amiq ke Bawaslu untuk menjelaskan bahwa, dirinya memenuhi undangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon Kepala Daerah (Kada) Bupati Sidoarjo periode 2021-2026 di Kantor DPC PDIP Sidoarjo.

"Sebagai ASN saya memang menghadiri undangan deklarasi PPP dan PDIP," terang, pria yang akrap disapa Amiq.

Disinggung tentang kehadiran seorang ASN dalam deklarasi yang tengah dipersoalkan Bawaslu, Amiq menyatakan, belum terlalu jauh terkait dugaan pelanggaran ASN. Selain itu, Amiq menambahkan bahwa, bukan saya yang deklarasi, dan saya sudah sampaikan secara lisan niat saya kepada Sekertaris Daerah (Sekda).

"Saya sudah sampaikan secara lisan niat saya kepada Sekda,"pungkasnya. (rief)

Posting Komentar