Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : petugas KPK saat melakukan penggeledehan. (Abdul Latif,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Petugas lembaga anti rasuah kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo pada hari Jumat (10/1/2020). Mobil warna hitam yang ditumpangi petugas KPK langsung menuju gedung kantor Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU BM SDA) Pemkab Sidoarjo dengan pengawalan 5 anggota Brimob bersenjata laras panjang.

Dari pantauan memojatim sebelum mengobok-obok ruang Dinas PU BM dan SDA petugas KPK lebih dulu melakukan penggeledahan diruang kerja Bupati Saiful Ilah dan ruang LPSE.

Penggeledahan oleh petugas KPK dilakukan hampir sekitar kurang lebih 5 jam dimulai sejak pukul 09:00 wib dan selesai pukul 14:00 wib, dari hasil penggeledahan tersebut KPK keluar dari gedung kantor Dinas PU BM dan SDA Pemkab Sidoarjo dengan menenteng 1 boks, 2 koper dan 1 gardus yang diduga berkas dan dokumen.

Ruang yang menjadi sasaran lembaga anti rasuah diketahui adalah ruangan Sunarti Setyaningsih alias Naning selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo dan ruangan Judi Tetrahastoto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, dan Sumber Daya Air Pemkab Sidoarjo.

"Selama proses penggeledahan ruangan di sterilkan dari pegawai,"ucap, salah satu pegawai di Dinas PU BM dan SDA yang mewanti-wanti agar namanya jangan ditulis.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati dua periode itu sebagai tersangka terkait dugaan pemberian suap fee atas pengadaan proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain Saiful Ilah, pejabat anti rasuah juga menetapkan lima orang sebagai tersangka dari unsur pejabat Pemkab Sidoarjo yakni, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih, Judi Tetrahastoto selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),
Sanadjihitu Sangadji selaku Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan yang baru dilantik jadi Kepala Dinas Kominfo, sedangkan dari unsur swasta yaitu, Ibnu Gofur dan Totok Sumedi selaku pemberi suap fee atas mega proyek infrastruktur di Sidoarjo. (al/rief)



Posting Komentar