Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kasi Pidsus Kejari Jember, Setyo Adhi Wicaksono. (Arief,memojatim)

Jember-Memo. Diduga korupsi proyek revitalisasi Pasar Manggisan mantan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pemkab Jember, Anas Maruf digelandang ke Lapas Kelas II A Jember pada hari Rabu (22/1/2020). Penahanan dilakukan setelah pihak tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember mengantongi dua alat bukti yang cukup atas perkara kasus korupsi proyek revitalisasi Pasar Manggisan di wilayah Jember yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 685 juta.

Pemeriksaan terhadap Anas Marus dilakukan mulai sekitar pukul 09:00 wib. hingga selesai pukul 14:00 wib ketika keluar dari ruang Pidsus mantan Kepala Disperindag Pemkab Jember sudah menggunakan rompi tahanan warna oren dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Pidsus, Setyo Adhi Wicaksono menyampaikan, penetapan Anas Maruf  sebagai tersangka sudah melalui rangkaian pemeriksaan dan penyidik telah mengantongi bukti-bukti yang cukup.

"Kami panggil untuk dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya kita tetapkan sebagai tersangka,"tutur, Kasi Pidsus Setyo Adhi Wicaksono saat dikutip memojatim.

Kasi Pidsus juga menambahkan bahwa, tersangka Anas Maruf dalam perkara ini berperan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sejak dimulainya proyek revitalisasi Pasar Manggisan hingga akhir dengan anggaran yang menelan nilai pagu sebesar Rp 7,8 miliar.

"Ada 12 pasar tradisional yang direvitalisasi oleh Pemkab Jember tahun 2018. Saat itu tersangka ini menjabat Kepala Disperindag sekaligus PPK,"ungkap, Kasi Pidsus Setyo Adhi Wicaksono.

Atas perbuatannya, tim penyidik Pidsus Kejari Jember mengenakan pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang  Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.(rief)


Posting Komentar