Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : ilustrasi

Sidoarjo-Memo. Berbekal info dari masyarakat Satuan Reserse Kriminal Narkoba (Satreskoba) Polresta Sidoarjo amankan seorang pengedar narkoba jenis Sabu.

Pelaku Muchmamad Khotib (41) asal warga Desa Bluru Kecamatan, Kabupaten Sidoarjo masuk pantauan petugas karena diduga kerap melakukan transaksi barang haram.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kasat Narkoba AKP Moch Indra Nadjib menyampaikan, pelaku yang berprofesi sebagai nelayan ini ditangkap usai melakukan transaksi narkoba diwilayah hukumnya. Saat dilakukan penangkapan tersangka sedang tidur dirumahnya.

"Kami lakukan penyelidikan dan anggota mengetahui bahwa tersangka ada di rumah, dan dilakukan penangkapan. Saat itu, tersangka sedang tidur di rumahnya,"tutur, Kasat Narkoba AKP Moch Indra Nadjib pada media hari Sabtu (2/11) saat dikutip memojatim.

AKP Moch Indra Nadjib menambahkan, pihaknya saat melakukan penggeledahan mendapatkan sejumlah barang bukti berupa 10 poket sabu, timbangan elektrik, dan 600 butir pil koplo atau double L.

"Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti 10 poket sabu, timbangan elektrik dan 600 butir pil double L,"ungkapnya.

Sementara tersangka dihadapan penyidik mengaku, mendapatkan narkoba jenis sabu tersebut dari seorang bernama Paijo yang dikenalkan oleh temannya bernama Edi yang kini sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) petugas.

"Perkenalan dengan Paijo Saat pesta miras, kemudian ditawari untuk jual sabu-sabu," jelasnya.

Setelah perkenalan itu, tersangka menghubungi Paijo dan memesan Sabu dan pil koplo seharga Rp 3,5 juta. Tersangka kemudian mendapat petunjuk ranjau untuk mengambil barang haram itu, di depan halte SDN Pucang 1.

"Tersangka juga baru ambil ranjauan, kemudian berhasil kita ringkus," tegas Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo AKP Moch Indra Nadjib.

Kini akibat perbuatannya pelaku terancam Pasal 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman kurungan pidana minimal 5 tahun dan maksimal  20 tahun. (rief)

Posting Komentar