Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : empat terdakwa Mastur Kiranda, Noriman, Didi Hariyadi dan Sofyan bergantian membacakan pledoi. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Sidang perkara dalam proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Negeri 2 Ketapang Sampang kembali disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya pada hari Selasa (19/11) diruang Candra. Empat terdakwa yakni, Mastur Kiranda, Noriman, Didi Hariyadi, Sofyan duduk berjejer dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Hisbullah Idris.

Sidang agenda pledoi tersebut empat terdakwa melalui Penasehat Hukum (PH) nya Lusi menyampaikan nota pembelaan yang meringankan,  kepada Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya yang memeriksa dan mengadili dalam perkara ini, kami mengajukan nota pembelaan agar Majelis Hakim Ketua memutuskan pada empat terdakwa hukuman yang seringan-ringannya.

"Untuk menjatuhkan pada empat terdakwa hukuman yang seringan-ringanya dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum,"ucap Lusi saat dikutip memojatim hari Selasa (19/11).

Selain itu, empat terdakwa juga membuat nota pembelaan sendiri yang dibaca bergantian. Masing-masing terdakwa dalam menyampaikan pledoinya mengatakan, bahwa saya mengakui semua kesalahan yang mulia Majelis Hakim, dari itu kami memohon untuk dihukum yang seringan-ringannya karena mempunyai tanggungan anak dan istri yang membutuhkan nafkah.

"Kepada Hakim ketua dan Jaksa Kejari Sampang supaya memberikan hukuman yang seringan-ringanya,"kata Mastur Kiranda dalam persidangan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh terdakwa Noriman dan dua terdakwa lainya memohon pada Majelis untuk hukuman yang seringan-ringannya.

Sebelumnya, Jaksa penuntut Umum (JPU) Kejari Sampang menuntut ke empat terdakwa dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) UU No.31 tahun 1999 yang telah dirubah dan ditambah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Menuntut empat terdakwa dengan hukuman pidanan masing-masing 1 tahun 6 bulan dendan Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Khusus untuk terdakwa Mastur Kiranda diwajibkan mengembalikan uang kerigaan negara sebesar Rp 132 juta. (rief)

Posting Komentar