Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kapolresta Sidoarjo saat pamerkan 62 tersangka dan Barang Bukti (BB) dihalaman Mapolresta Sidoarjo. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Butuh berpikir dua kali bagi pelaku pengedar maupun pengguna narkoba masuk wilayah hukum Polresta Sidoarjo. Pasalnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Narkoba Polresta Sidoarjo kian galak dalam pengungkapan kasus penyalagunaan narkoba.

Hal itu dibuktikan dengan kurun waktu sebulan, jajaran Satresnarkoba Polresta Sidoarjo membeber hasil ungkap kasus penyalahgunaan narkoba periode tanggal 1 September hingga 30 September 2019.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, sebanyak 57 kasus penyalahgunaan Narkoba telah berhasil diungkap oleh Satresnarkoba selama satu bulan September ini dan berhasil mengamankan 62 tersangka.

"Yang terdiri dari 61 tersangka pria dan 1 tersangka wanita," papar, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho pada hari Jumat (4/10) saat dikutip memojatim.

Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, dari 57 kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 72 gram sabu-sabu, 80.000 butir pil LL dan 11 pot ganja yang masih dalam bentuk pohon serta 2 senpi laras panjang dan 1 pucuk senjata pistol.

"Untuk tanaman ganja dalam pot hasil labfor menunjukkan tanaman tersebut adalah pohon ganja, tersangkanya mengaku menanam pohon ganja untuk dikonsumsi sendiri, namun kita tetap lakukan pengembangan termasuk darimana asal bibit ganja tersebut didapatkan," terangnya.

Masih lanjut Kapolresta, pihaknya berhasil mengamankan 3 senjata api dari pemilik atas nama Imam pelaku pengedar Sabu. "Saat melakukan penggerebekan petugas melakukan penggeledahan tersangka Imam dan berhasil mengamankan sabu dan 3 pucuk senjata api,"ungkap, Kapolresta Sidoarjo.

Dari pengakuan tersangka, senjata api itu dibuat untuk latihan menembak dan menjaga diri.

"Kita akan terus kembangkan kepemilikan senpi tanpa dilengkapi surat-surat ini,"tegasnya.

Atas perbuatanya kini 62 pelaku pengedar narkoba ini diancam dengan pasal 111, 112, 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika serta UU No 36 tentang kesehatan dengan ancaman 20 tahun kurungan penjara. (Arief)

Posting Komentar