Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kasi Pelayanan Tahanan Achamad Nuri Dhuka, Ust Abdul Waris dan 350 WBP. (Khoirul,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Pelaksanaan Hari Santri Nasional Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya, Medaeng, Waru Sidoarjo dipenuhi ratusan santri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada hari Selasa (22/10) di Masjid Al -Husna Rutan Kelas I Surabaya.

Perayaan Hari Santri Nasional sebagai rangkaian program pembinaan lembaga pemasyarakatan terhadap WBP yang beragama muslim. Acara dimulai sejak pukul 15:00 Wib sampai pukul 17:00 Wib itu dimulai dengan kegiatan pengajian dan dilanjut dengan istghosah berjamaah oleh sekitar 350 orang WBP.

Suasana sejuk pada sore hari ini sangat terasa menyelimuti Rutan Kelas I Surabaya, ditambah pembacaan sholawat oleh Ustat Abdul Waris yang sengaja didatangkan dari Sidoarjo oleh pihak penyelenggara.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Teguh Pamuji melalui Kasi Pelayanan Tahanan, Achmad Nuri Dhuka menyampaikan, bahwa giat ini selain peringatan "Hari Santri Nasional" juga bagian serangkaian program pembinaan kepada WBP, karena dengan menyampaikan siraman kerohanian jiwa menjadi damai, tenang yang selanjutnya akan membimbing hati kepada hal-hal yang positif.

"Hari Santri Nasional juga bagian serangkaian program pembinaan kepada WBP, karena dengan menyampaikan siraman kerohanian jiwa menjadi damai, tenang yang selanjutnya akan membimbing hati dan fikiran ke hal-hal yang positif,"tutur, Kasi Pelayanan Tahanan Achmad Nuri Dhuka saat ditemui memojatim disela-sela kegiatan.

Masih lanjut pria yang akrap disapa Dhuka ini menambahkan, ia berkeyakinan dibalik pembacaan ayat-ayat suci Al quran dan lantunan sholawat Nabi tersimpan kekuatan yang nantinya akan menuntun WBP ke jalan yang benar dan dapat menyadarkan dari perbuatan salah yang telah diperbuat sebelumnya.

Hingga sampai dipenghujung acara kegiatan berjalan dengan khitmad dan lancar. (kr/rif)
 


Posting Komentar