Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Surabaya, Heru Kamarullah. (Arief,memojatim)

Surabaya-Memo. Kejaksaan Negeri Surabaya memanggil mantan Kepala Cabang Bank BRI Manukan Kulon Surabaya, Nur Azzah Karim pada hari Senin (9/9). Dari info yang berhasil dirangkum memojatim panggilan tersebut terkait dengan dugaan perkara  korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) senilai Rp 10 miliar.

Mantan Kepala Cabang BRI Manukan Kulon Surabaya, Nur Azzah Karim mendatangi gedung Kejaksaan Negeri Surabaya sekitar pukul 11:00 Wib dan langsung menuju ruang pemeriksaan Pidana Khusus dengan didampingi Penasehat Hukum (PH) nya.

Kasi Pidsus Kejari Surabaya, Heru Kamrullah membenarkan pemanggilan tersebut, yang bersangkutan (Nur Azzah Karim) dipanggil sebagai saksi karena pada posisi sebagai pengambil kebijakan terhadap sejumlah debitur BRI Cabang Manukan Kulon Surabaya yang mengajukan permohonan KMK.

"Termasuk melakukan verifikasi data debitur hingga menentukan angka kredit yang dicairkan ke para debitur,"tutur, Kasi Pidsus, Heru Kamrullah.

Masih lanjut Heru, "sampai saat ini Nur Azza Karim diperiksa masih sebagai saksi,"pungkasnya, pada memojatim hari Senin (9/9).

Hingga berita dibuat pemeriksaan masih berlangsung. Perkara ini berawal dari adanya program pemberian Kredit Modal Kerja (KMK) Ritel Max Co di BRI Cabang Manukan Kulon tahun 2018. Dengan modus identitas yang diduga palsu seperti legallitas usaha yakni, Surat Izin Usaha Penerbitan Perusahaan (SIUPP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dengan tujuan untuk me mark up anggunan yang dimohonkan.(rief)

Posting Komentar