Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama Mahasiswa dilapangan. (Nurul,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Aksi penolakan revisi undang-undang KUHP terus dilakukan, kali ini mahasiswa Sidoarjo berdemonstrasi menolak revisi UU KPK dan RKUHP. Aksi digelar sejumlah elemen mahasiswa di depan gedung DPRD Sidoarjo berlangsung panas tapi tertip, Rabu (25/9).

Halaman Gelora Delta Sidoarjo menjadi pusat kumpul mahasiswa dan selanjutnya melakukan long march menuju gedung DPRD Sidoarjo yang berjarak sekitar 1 Kilometer. Dengan pengawalan pihak kepolisian para pendemo ini berjalan sambil meneriakkan yel-yel hujatan terhadap DPR yang dinilai tidak memihak rakyat.

Barikade kawat berduri yang dipasang di depan kantor dewan menyambut kedatangan para mahasiswa. Personil Polresta Sidoarjo bersama Satuan Pol PP bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam tuntutannya para mahasiswa menolak RKUHP, menerbitkan Perpu atas UU KPK yang telah disahkan, menolak RUU Pertanahan yang dinilai lebih menguntungkan investor. Mahasiswa juga meminta pemerintah serius menangani KARHUTLA yang dinilai dilakukan oleh Korporasi, mendukung disahkannya RUU PKS, menolak RUU Ketenagakerjaan yang dinilai makin menindas kaum buruh. Meminta pemerintah untuk mengembalikan fungsi aparat dan tidak masuk wilayah sipil, menghentikan penangkapan dan diskriminasi terhadap para aktivis sebagai azas demokrasi, dan mendorong pemerintah melakukan dialog dengan rakyat Papua untuk penyelesaian masalah diskriminasi ras dan hak asasi manusia bagi rakyat Papua.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman bersama tiga wakil ketua menemui para pendemo melakukan negoisasi di depan gedung dewan.

"Kita terima tuntutan para mahasiswa ini dan akan meneruskan ke DPR -RI,"ujar Usman.

Disampaikan Usman, pihaknya mengapresiasi demo yang lakukan mahasiswa ini berjalan dengan damai.

"Tanpa ada kericuhan, tuntutan mahasiswa kita terima dan selanjutnya diteruskan ke pusat,"terangnya.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pengamanan demo yang dilakukan ini menekankan pola humanis kepada anggotanya.

"Kita kedepankan upaya pengamanan yang humanis, bahkan seluruh personil tidak dilengkapi dengan senjata api,"tutur, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat memimpin pengamanan demo mahasiswa dilapangan.

Diwaktu yang sama, Koordinator aksi Mohammad Faishal Azami menyatakan, mahasiswa melakukan aksi demo ini dikarenakan dari beberapa RUU dan UU KPK dinilai sudah sangat mencekik rakyat Indonesia.

"Kita minta tuntutan ini didengarkan dan dilaksanakan atau kalau tidak kita akan menurunkan massa yang lebih besar,"pungkas, Faisal.

Aksi demonstrasi mahasiswa berakhir dengan pembakaran peraga demo sebagai simbol semangat mahasiswa yang terus menyala sambil pendemo membubarkan dengan tertip dan kondusif. (nr/rif)

Posting Komentar