Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : pelaku beserta barang bukti saat dipamerkan. (Arief,memojatim)

Surabaya-Memo. Berawal dari info masyarakat unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Wonocolo, Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap pengedar narkotika jenis Sabu dan pil Koplo atau doble LL pada hari Senin (26/8). Pengungkapan pengedar ribuan pil koplo dan Sabu tersebut berkat kesigapan petugas saat mendapatkan setiap info yang masuk, hingga berhasil mengungkap jaringan di empat tempat yang berbeda dalam kurun waktu satu hari.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Budi Nurtjahjo pada memojatim menuturkan, pengungkapan jaringan narkotika jenis Sabu dan pil doble L ini sebagai mana atensi pimpinan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho dalam pemberantasan semua bentuk jaringan pengedar narkoba diwilayah hukumnya.

"Petugas berhasil mengamankan pelaku pengedar dan pengguna barang haram yabg dilarang hukum di empat lokasi berbeda,"tutur, Kompol Budi Nurtjahjo hari Rabu (28/8).

Empat tempat yang dimasud berlokasi sebagai berikut, pertama petugas berhasil mengamankan dua pengedar tersangka Paul Calvin Nardo Rumengan (19) dan Indra Meriyanto (38) kedua pelaku warga Ketintang Madya, Surabaya dengan barang bukti (BB) berupa,  Sabu-sabu seberat 7,28 (tujuh koma dua puluh delapan) gram, Pil koplo LL sebanyak 3.000 (tiga ribu) butir, sebuah timbangan electric, sebuah buku tabungan BCA, dan sebuah HP merk samsung.

Sedangkan dilokasi tempat kejadian perkara (TKP) jalan Bendul Merisi Selatan I Surabaya, pihaknya berhasil mengamankan satu tersangka pengedar obat terlarang doble L tersangka Adi Biantoro (28) waralga Bendul Merisi Selatan I Surabaya beserta BB sebanyak, 120 (seratus dua puluh) butir.

Sementara di TKP ke tiga unit Reskrim Polsek Wonocolo mengamankan, barang bukti narkoba jenis Sabu seberat 0,83 (nol koma delapan puluh tiga) gram,
uang tunai sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan satu tersangka Ryfan Arseto (28) asal Dukuh Karangan Surabaya.

Dan yang ke empat petugas berhasil pelaku Samsul Arifin alias Amin (28) warga asal Wiyung Surabaya ini dibekuk dijalan Gemong Kali Gg 2 Surabaya karena kedapatan membawa, menyimpan, memiliki serta menjual barang dilarang hukum berupa, Sabu seberat 2,10 (dua koma sepuluh) gram, Pil koplo LL sebanyak 1.800 (seribu delapan ratus) butir dan sebuah timbangan electric.

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 112 (1), 114 (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,"pungkasnya. (rief)

Posting Komentar