Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Pelaksanaan Pembinaan dan Pendataan Tunjangan Takmir Masjid di gedung Aula Departemen Agama Kabupaten Sidoarjo. (Rizal,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pembinaan dan pendataan tunjangan Imam Masjid dan Mushollah di Aula Departemen Agama Sidoarjo pada hari Kamis (8/8).

Sebanyak 311 kuota Imam Masjid  yang diundang melalui kecamatan hadir untuk dibina dan didata oleh DMI. Tujuan dari pelaksanaan pembinaan ini agar kedepan pengurus takmir Masjid dapat mengelola dengan benar serta memakmurkan jema'ah Masjid.

Ketua PD DMI Kabupaten Sidoarjo, Drs. H. Abdul Wachid Daslab, M.A saat ditemui memojatim usai kegiatan mengatakan, pembinaan Imam Masjid kami lakukan agar bagaimana cara memakmurkan jama'ah Masjid dan juga memakmurkan perekonomian Masjid seperti sistem adaministrasi keuangannya.

"Oleh karena itu, titik beratnya kepada ta'mir masjid agar dapat membuat terobosan-terobosan baru dalam memakmurkan masjid didaerahnya," tutur pria akrap disapa Abah Wachid itu

Dari catatan DMI Kabupaten Sidoarjo kurang lebih sekitar 1.600 masjid di wilayah Sidoarjo, sedangkan pendataan Imam masjid yang akan diberi tunjangan kehormatan akan digilir setiap tahunnya.

Masih kata Abah Wachid, Imam yang diberi tunjangan kehormatan, akan dibuatkan rekening sendiri melalui Bank Jatim yang kemudian ditransfer langsung melalui rekeningnya senilai Rp 2 juta dalam satu tahun.

"Menyoal pembinaan memakmurkan perekonomian masjid, seperti halnya manajemen atau administrasi keuangan masjid",imbuhnya.

"Saat ini sekitar 80 persen Ta'mir masjid kurang begitu paham dan transparan kepada masyarakat dalam memberikan laporan keuangan secara detail",cetus Ketua PD DMI Abah Wachid.

"Dan hanya saat ada kebutuhan masjid saja, Ta'mir memusyawarahkan dengan beberapa pengurus dan ini bersifat insidental", tegasnya.

kedepan, DMI Kabupaten Sidoarjo akan melakukan pembinaan tentang administrasi keuangan masjid dan bukan peribadatan saja, dan ini memang sudah menjadi salah satu program Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sidoarjo. (az/rif)

Posting Komentar