Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat ditemui di Pendopo Delta Wibawa. (Rizal,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memanggil Sekertaris Daerah (Sekda) Sidoarjo, Ahmad Zaini terkait dugaan penyelewengan dana hibah KONI yang menggunakan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2015-2018. Selain Ahmad Zaini penyidik kejaksaan juga memanggil istri Wakil Bupati (Wabup) yakni, Ida Nur Ahmad Syaifudin.

Namun, dari info yang berhasil dihimpun oleh memojatim pemanggilan Ahmad Zaini dan Ida Nur Ahmad Syaifudin tersebut bukan kapasitas sebagai Sekda dan istri Wabup tapi kapasitas sebagai pengurus KONI.

Hal itu disampaikan oleh Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Gatot Haryono saat dikonfirmasi menyatakan, kami bukan melakukan pemanggilan sebagai Sekdanya tapi kita melakukan pemanggilan terkait dengan saksi-saksi yang dimintain keterangan sehubungan yang mengetahui kepengurusanya.

"Untuk hasil pemeriksaanya kami masih belum bisa memberikan hasilnya, karena ini masih sealed (tertutup),"tutur Kasi Pidum Kejari Sidoarjo, Gatot Haryono hari Jumat (2/8) melalui selulernya. 

Sementara diwaktu yang berbeda Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah saat ditemui memojatim dikonfirmasi tentang tanggapanya terkait pemanggilan Ahmad Zaini dan Ida Nur Ahmad Syaifudin menyatakan, mengenai adanya pelaporan KONI Sidoarjo itu kita pasrahkan saja.

"Toh, itukan hanya pemeriksaan dari adanya laporan di Kajari Sidoarjo", ucap Bupati Saiful Ilah.

Masih kata Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang akrap disapa Abah Ipul itu, kan sampai sekarang belum terbukti adanya penyelewengan dana tersebut. Apalagi pihak KONI Sidoarjo belum waktunya menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) saat Porprov kemarin.

"Kalaupun nantinya ada benar-benar terbukti penyelewengan itu, akan kita dampingi bila memang diperlukan,"cetusnya.

Sebelumnya pihak tim penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo telah melakukan pengusutan dugaan penyelewengan dana hibah KONI ke 24 Cabang Olaraga (Cabor) dari 37 Cabor dibawa KONI Sidoarjo.

Pemeriksaan tersebut sebagai upaya penyidik menelusuri dugaan penyelewengan dana hibah KONI dengan mengklarifikasi dan memintai keterangan juga meminta sejumlah dokumen pendukung seperti Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). (az/rif)

Posting Komentar