Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : DPMD Pemkab Bojonegoro saat pembinaan 419 Kades di Pendopo Malowati. (Muhamad Rifai,memojatim)

Bojonegoro-Memo. Untuk mensikronisasikan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan pembinaan Kepala Desa se Kabupaten Bojonegoro pada hari Kamis (18/7) siang di Pendopo Malowati Pemkab Bojonegoro.

Pelaksanaan pembinaan Kepala Desa (Kades) tersebut dipromotori oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Bojobegoro, hal itu bertujuan guna percepatan pembangunan selain itu juga untuk menekan angka kemiskinan dengan harapan bisa mencapai Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Dalam acara itu juga turut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Annah Muawanah, Wakil Bupati Budi Irawanto, Asisten Pemerintah dan perwakilan OPD, 28 Camat dan 419 Kades. Sebagai pembicara pihak DPMD juga menghadirkan instansi dari BPJS dan Dinas Sosial selaku pemateri.

Dalam sambutanya Bupati Bojonegoro, Annah Muawanah menyampaikan, bahwa alokasi Anggara Dana Desa (ADD) pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp 1 miliar. Nantinya lanjut Annah, akan ada Peraturan Bupati (Perbup) tentang percepatan pembangunan berbasis perdesaan. Dimana untuk memetakan kondisi Desa, mengurangi kesenjangan, serta mempercepat pembangunan guna meningkatkan ranking Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan harapan bisa mencapai target penurunan 1,5% angka kemiskinan. 

"Target kita adalah menurunkan 1,5% angka kemiskinan.", tutur, Bupati Annah Muawanah.

Selain itu pada kesempatan ini orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro  menambahkan, bahwa pelantikan Kepala Desa terpilih dalam pemilihan dalam gelombang ke II yang lalu akan dilantik pada Tanggal 4 September 2019 mendatang.

Selanjutnya disusul Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto memberikan sambutannya mengatakan, bahwa diharapkan setelah pembinaan Kepala Desa ini harus menghasilkan output nyata yaitu untuk pembangunan Desa secara menyeluruh.

"Hal tersebut berdasarkan UU No. 6 Pasal 79 Tahun 2014, disebutkan bahwa Pemdes dalam menyusun perencanaan pembangunan, harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) serta Rencana Kerja Pemdes (RKP)." ucap, Wakil Bupati.

Sementara Plt. Kepala DPMD Pemkab Bojonegoro, Faisol Ahmadi menambahkan, bahwa pembinaan Kepala Desa ini juga sebagai agenda evaluasi atas kebijakan antara program Pemkab Bojonegoro dengan Pemerintah Desa. (mat/rif)

Posting Komentar