Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat melaunching KPM. (Muhammad Rifai,memojatim)

Bojonegoro-Memo. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali launching program unggulannya yakni, Kartu Petani Mandiri (KPM) pada hari Selasa (23/7) di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang Bojonegoro.

Program KPM ini adalah salah satu bentuk komitmen Pemkab Bojonegoro atas kepedulian pada petani. Tujuan dari launching KPM ini agar bantuan dari pemerintah ke petani dapat tersalurkan tepat sasaran melalui Kelompok Tani (Poktan) khususnya diwilayah Bojonegoro.

Pelaksanaan launching tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Pj Sekertaris Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), dan Kelompok Tani (Poktan) se Kabupaten Bojonegoro.

Anna Muawanah menyampaikan, petani dapat memperoleh KPM dengan bergabung dengan (Poktan) yang terdapat diwilayahnya. Hal itu penting karena KPM dan bantuan untuk petani akan disalurkan melalui kelompok tani. 

"Sesuai regulasi yang ada, bantuan dalam bentuk dana hibah sifatnya adalah untuk kelompok, instansi atau lembaga,"terang, Anna dikutip memojatim.

Masih kata Anna, pihaknya menghimbau petani yang belum tergabung ke dalam kelompok tani agar segera bergabung atau membentuk kelompok tani baru, karena berkaitan dengan bantuan melalui kelompok tani.

"Petani yang belum tergabung ke dalam kelompok tani agat segera bergabung atau membentuk kelompok tani baru," ujarnya.

Ditempat yang sama Plt Kepala Dinas Pertanian, Helmy menyampaikan, bahwa bantuan bagi kelompok tani akan disalurkan dalam bentuk Sarana dan Pra sarana Produksi (Saprodi) sehingga dapat dimanfaatkan seluruh anggota dan mampu menunjang proses tanam hingga panen. Selain itu Dinas Pertanian melalui pendamping lapangan akan melakukan pendampingan kepada petani untuk memproses pengajuan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten.

"kita akan mendampingi kelompok tani dalam memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan kepada Pemkab melalui tim di lapangan." ucap, Helmy.

Selain launching KPM Dinas Pertanian juga mengenalkan teknologi pertanian, yaitu penyiraman tanaman dengan menggunakan teknologi drone yang bertema "Gelar Teknologi Pertanian" terobosan ini diharapkan teknologi bisa diterapkan di sektor pertanian. (mad/rif)

Posting Komentar