Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kuasa hukum CV Hikmah Bahagia Sakti, H. Kuswandi SH. MM., saat di Pengadilan Negeri Sidoarjo. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Sidang gugatan karena merasa dirugikan Eva Kristina selaku penggugat hingga ke tiga kalinya kembali tidak hadir di Pengadilan Negeri Sidoarjo pada hari Selasa (30/4/2019).

Perkara gugatan perdata atas nama Eva Kristina selaku penggugat melawan H. Misradin selaku Direktur CV Hikmah Bahagia Sakti sebagai tergugat I dan Lucky Kartanto sebagai tergugat II.

Mangkirnya Eva Kristina hingga tiga kali dalam agenda sidang mediasih di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo tersebut diduga dikarenakan yang bersangkutan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di Mapolres Pasuruan atas tindak pidana diduga melanggar pasal 374 KUHP tentang penggelapan uang perusahaan. Hal tersebut tercatat pada surat Daftar Pencarian Orang Nomor DPO/26/IV/2019/ Satrrskrim Polres Pasuruan, Jawa Timur.

Sementara Kuswandi selaku kuasa hukum dari H. Misradin menyampaikan, atas ketidak hadiran dari pihak penggugat, pihak kami menilai ada unsur kesengajaan mengulur-ngulur waktu dan menghambat proses hukum yang sedang berjalan. prinsipal dari penggugat tidak datang lagi jadi kasusnya dikembalikan ke Hakim Utama dari Hakim Mediator.

"Prinsipal dari penggugat tidak datang lagi, jadi kasusnya dikembalikan ke Hakim Utama dari Hakim Mediator,"tutur, Kuswandi pada memojatim.

Sekedar diketahui Eva Kristina dalam perkara ini selaku Penggugat sebelumnya telah dilaporkan oleh perusahaan CV Hikmah Bahagia Sakti atas dugaan penggelepan uang perusahaan sebesar miliaran rupiah di Polres Pasuruan dan sudah menyandang setatus tersangka. Namun demikian, walau sudah bersetatus tersangka hingga saat ini yang bersangkutan masih berkeliaran dan bernafas dengan bebas. (Arief)

Posting Komentar