Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kadispora Gresik, Jairuddin saat mendengarkan putusan. (Arief,memojatim)

Gresik-Memo. Sidang kasus korupsi ditubuh Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Pemkab Gresik yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya memasuki babak akhir. 

"Sidang dibuka dan terbuka untuk umum, hari ini pembacaan putusan, tolong disimak ya,"kata Ketua majelis hakim Rochmad saat membuka persidangan diruang candra, Senin (6/5). 

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Rochmad menyatakan mantan Kadispora, Jairuddin telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam bentuk pemotongan dua anggaran kegiatan masing-masing  sebesar 5 persen. Kegiatan tersebut adalah car free day dan Paskibraka. 

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dikurangi selama terdakwa Jairuddin menjalani masa penahanan,"kata hakim Rochmad. 

Perbuatan Jairuddin dianggap sebagai perbuatan memperkaya diri sendiri  dan telah merugikan keuangan negara, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pengembalian kerugian uang negara yang telah dikembalikan Jairuddin, masih kata hakim Rochmad, tidak dapat menghapus atau memaafkan perbuatan Jairuddin dan dapat membebaskannya, Namun pengembalian kerugian negara itu menjadi salah satu pertimbangan yang meringankan dalam vonis majelis hakim.

"Silahkan nyatakan sikap apakah menerima atau melakukan upaya hukum,"kata Hakim Rochmad yang disambut kata terima dari terdakwa Jairuddin.

Sedangkan Kejari Gresik melalui Kasi Pidsus, Andrie Dwi Subianto masih belum menerima vonis majelis hakim ini. Sikap pikir-pikir jaksa ini dikarenakan sebelumnya telah menuntut terdakwa Jairuddin dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan 4 bulan. 

"Kami pikir-pikir yang mulia,"ujar Andrie yang disambut ketukan palu hakim Rochmad sebagai tanda berakhirnya pemeriksaan perkara ini. 

Untuk diketahui, terdakwa Jaidruddin ditetapkan tersangka atas dugaan korupsi dana dari tiga kegiatan yakni, Car Free Day, Paskibraka dan Gowes Pesona Nusantara tahun 2017 senilai Rp103.390.811 oleh tim penyidik Kejari Gresik saat menggeledah kantor Dispora Kabupaten Gresik yang ada di area Gelora Joko Samudro pada Kamis 6 September 2019 lalu.(arief)

Posting Komentar