Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : saksi saat dihadirkan dalam persidangan. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Terdakwa M Muchtar tidak banyak pertanyaan saat 9 saksi yang dihadirkan olek jaksa pada persidangan hari Kamis (23/5) memberikan kesaksiannya diruang Cakra Pengadilan Tipikor Surabaya. Sidang dengan agenda keterangan saksi tersebut mengungkapkan bahwa, proses dari korupsi pemotongan dana insentif dari jasa pungut BPPKAD Pemkab Gresik atas perintah terdakwa.

Selain itu dimuka persidangan, sejumlah pejabat eksekutif Pemkab Gresik disebut sebut turut menerima aliran uang hasil potongan dana insentif mulai dari Asisten I, Asisten II, Asisten III, Kabag Hukum hingga Staf.

Hal tersebut diungkapkan oleh saksi saat ditanya oleh Hakim Ketua Dede Suryaman, kemana saja di distribusikan? ada ke Kabag Hukum, Asisten dan Staf, jawab saksi. 

"Ada ke Kabag Hukum, Asisten dan Staf,"ucap, saksi Kasubag Keuangan BPPKAD Gresik, Heni dalam persidangan. 

Keterangan saksi tersebut sesuai hasil penyidikan jaksa yang menerangkan, yang mendistribusikan saksi Heni atas perintah terdakwa M. Muchtar pada triwulan 3 dan 4 kepada Asisten 1, 2, dan 3, Kabag Hukum dan Staf.

"Saksi mendistribusikan ke Asisten 1, 2, 3, Kabag Hukum dan Staf,"ucap, Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto pada memojatim.

Sekedar diketahui perkara korupsi dana insentif dari jasa pungut BPPKAD Pemkab Gresik pihak Kejaksaan Negeri Gresik berhasil mengamankan barang bukti berupa flashdisk, handphone, CPU dan uang tunai Rp 537.152.339.@rief

Posting Komentar