Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Saksi saat dimintai keterangan. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Sidang dugaan korupsi kasus dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016 dalam bentuk Jaringan Masyarakat (Jasmas) dengan terdakwa Agus Setiawan Tjong kembali digelar di ruang sidang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya, hari Senin (15/4/2019).

Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Tanjung Perak.

Dalam sidang JPU menghadirkan 6 saksi yang terdiri dari pejabat Pemkot Surabaya.

" Untuk siapa sajanya nanti disidang." jelas Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak, Dimas Atmadi pada hari Senin (15/4).

Seperti diberitakan, sebelumnya, Kejari Tanjung Perak telah melakukan penahanan terhadap Agus Setiawan Tjong Kamis (1/11/2018) lalu. 

Tjong merupakan pelaksana proyek pengadaan terop, kursi, meja, dan sound system pada 230 RT di Surabaya itu akhirnya ditahan di Cabang Rutan Kelas I Surabaya di Kejati Jatim usai menjalani serangkaian pemeriksaan.

Dari hasil audit BPK, Proyek pengadaan program Jasmas tersebut bersumber dari APBD Pemkot Surabaya, tahun 2016 dan merugi hingga Rp 5 miliar rupiah akibat adanya selisih angka satuan barang yang dimainkan oleh tersangka Agus Setiawan Tjong. (Arief)

Posting Komentar