Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Agus Setiawan Tjong terdakwa korupsi dana hibah Pemkot Surabaya. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Hermawan Benhard Manurung selaku ketua tim penasehat hukum terdakwa kasus korupsi Jasmas, Agus Setiawan Tjong melayangkan aksi protes pada ketua majelis hakim Rochmad saat sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya. 

"Yang mulia, kami minta supaya tersangka lain juga dihadirkan dalam persidangan perkara ini,"ucap Hermawan Benhard Manurung pada majelis hakim usai JPU Kejari Tanjung Perak membacakan surat dakwaanya diruang sidang Candra, hari Senin (18/3/2019).

Aksi protes Benhard, sapaan Hermawan Benhard Manurung langsung disambut penolakan oleh ketua majelis hakim Rochmad, dengan menyebut bukan kewenangannya. 

"Ini bukan kewenangan majelis hakim tapi kewenangan penyidik. Tanya saja ke penyidik, kapan tersangka lainnya disidangkan,"ucap, Hakim Rochmad menjawab protes Benhard. 

Usai persidangan, Benhard pun menyampaikan alasannya untuk menghadirkan tersangka lain ke persidangan.

"Dari dakwaan yang dibacakan tadi kan terurai cukup jelas, ada pasal 55 yang disertakan, sehingga kami menyimpulkan ada tersangka lain dalam penyertaannya"terang, Benhard.

Menurut Benhard, untuk membuat kasus ini menjadi terang benderang dan memenuhi rasa keadilan, semestinya nama nama yang disebut dalam dakwaan jaksa selain terdakwa juga ditetapkan tersangka terlebih dahulu. 

"Demi rasa keadilan bagi terdakwa, seharusnya ada tersangka lain pada kasus ini dan siapa tersangka lainnya, tadi juga sudah disebutkan nama namanya dalam dakwaan Jaksa. Kalau tidak dijadikan tersangka berarti ada misteri dalam kasus ini,"ujarnya. 

Benhard pun mengaku akan totalitas menghadapi kasus ini. Ia mengaku akan membongkar kasus yang dianggapnya masih misteri.

"Kita akan buktikan dalam pengujian kasus ini. Termasuk keterlibatan enam anggota DPRD yang disebut dalam dakawaan jaksa,"pungkasnya. 

Untuk diketahui, Enam nama nama Anggota DPRD Surabaya disebutkan dalam dakwaan jaksa ikut terlibat  skandal kasus Jasmas yang menjerat Agus Setiawan Tjong sebagai pesakitan. Mereka adalah Sugito, Darmawan, Binti Rochma, Dini Rinjani, Ratih Retnowati dan Saiful Aidy.

Dari proyek Jasmas tersebut, keenam Legislator Yos Sudarso ini dijanjikan terdakwa Agus Setiawan Tjong  akan diberi fee sebesar 15 persen sesuai dengan dana jumlah aspirasi yang disetujui oleh Pemkot Surabaya dalam bentuk dana hibah.

Proyek Jasmas ini bermula saat tedakwa mendatangi keenam Anggota DPRD Surabaya dikantornya.

Dalam pertemuan tersebut  telah disepakati jenis barang barang yang akan diberikan ke masyarakat, yakni k berupa terop, kursi crime, kursi plastik, meja besi, meja plastik, sound system, gerobak sampah serta tempat sampah.

Atas kesepakatan tersebut, terdakwa melalui tim marketingnya menyebar ke ke 230 RT se Surabaya untuk mengajak mereka mengajukan Jasmas dengan proposal yang telah disiapkan terdakwa. 

Penyebaran proposal permohonan dana Jasmas itu mengacu dari data yang  diberikan ke enam Anggota DPRD Surabaya pada terdakwa sesuai dengan Daerah Pemilihannya (Dapil). (Arief)

Posting Komentar