Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : dua terdakwa ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Jember dalam persidangan. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Dua terdakwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Jawa Timur, Abdur Rohim dan Suwidi yang menjabat sebagai Penilik dituntut hukuman penjara 10 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Siti Sumartiningsih SH saat membaca tuntutanya menyatakan, kedua terdakwa secara sah dan meyakin telah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melakukan Pungutan Liar (Pungli) di tiga lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) senilai 15% dari besaran bantuan yang diterima oleh tiga lembaga PAUD Kelompok Bermain (KB), Nurul Islam Sukowono dan Pos PAUD Cempaka 100 Silo.

Dalam pembacaan tuntutanya Jaksa menuntut kedua terdakwa dengan hukuman penjara 10 bulan denda Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) subsider 2 bulan kurungan.

"Terdakwa dituntut hukuman penjara 10 bulan denda Rp10 juta,"ucap, Jaksa Siti Sumartiningsih SH dalan persidangan diruang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya hari Rabu (27/2/2019).

Jaksa yang akrap disapa Bu Ning ini juga menambahkan, dari tangan dua terdakwa Jaksa juga menyita Barang Bukti (BB) berupa uang sebesar Rp2.500.00 (dua juta lima ratus) dari tangan Suwidi dan Rp4.500.00 (empat juta lima ratus) dari tangan Abdur Rohim untuk diserahkan ke kas negara.

Sekedar diketahui kedua terdakwa diamankan petugas karena kedapatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) menerima Pungli di tiga lembaga PAUD Kabupten Jember sebesar 15% dari nilai bantuan yang diterima lembaga tersebut. (Arief)


Posting Komentar