Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : terdakwa Ali Murtopo saat menerima vonis dalam persidangan. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Pemberi suap Bupati Malang non aktif Rendra Kresna yakni, Ali Murtopo oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya di vonis bersalah dengan hukuman penjara selama 3 tahun denda Rp200 juta subsider 6 bulan, serta hukuman pidana tambahan dengan membayar uang pengganti senilai Rp2. 717. 745.000.00 (dua miliar tujuh ratus tujuh belas juta tujuh ratus empat puluh lima ribu rupiah) selambat-lambatnya pengembalian 1 bulan setelah putusan, bilamana tidak dikembalikan uang pengganti maka akan ditambah kurungan selama 1 tahun oleh Ketua Majelis Hakim yang diketuai Agus Hamzah SH. MH., pada persidangan diruang Candra Pengadilan Tipikor Hari Kamis (28/2/2019).

"Menghukum terdakwa dengan hukuman 3 tahun penjara,"ucap Ketua Majelis Hakim Agus Hamzah dalam persidangan.

Kendati demikian, putusan tersebut terhitung lebih ringan dari tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdul Basir pada sidang sebelumnya.

Sebelumnya Jaksa KPK menuntut terdakwa Ali Murtopo dengan tuntutan 
melanggar pasal 5 ayat 1 huruf b tentang undang-undang Tipikor dengan hukuman penjara selama 4 tahun.

Sementara itu usai mendengarkan putusan yang dibaca oleh Hakim, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya Darmadi SH., menyatakan masih pikir-pikir dengan waktu satu Minggu dari setelah dibacakan amar putusan.

"Masih pikir-pikir yang mulia,"tutur, Darmadi SH., saat persidangan.

Hal tersebut juga diamini oleh Jaksa Penuntut Umum, Abdul Basir yang juga menyatakan masih pikir-pikir. Putusan lebih ringan dari tuntutan JPU, makanya tadi dalam persidangan kita sampaikan pikir-pikir dan selanjutnya kami melaporkan ke pimpinan.

"Tadi kita sampaikan pikir-pikir dan kami masih akan melaporkan ke pimpinan,"pungkas, Abdul Basir pada memojatim. (Arief)


Posting Komentar