Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Vanessa Anggle dan Avriellya Shaqila. (Abd Latif,memo)

Surabaya-Memo. Pemeriksaan kasus bisnis lendir fia online yang melibatkan dua artis ibu kota yakni, Vanessa Anggle dan Avriellya Shaqila oleh Ditreskrimsus Subdit Siber Polda Jatim terus berlangsung. Hingga pukul 09:11 wib. Hari Minggu (6/1/2019) dua artis tersebut masih belum diijinkan keluar.

Kasubdit Siber Polda Jatim, AKBP Harissandi pada media menympaikan, 
Kasus prostitusi online di sebuah hotel Surabaya yang melibatkan artis Ibu Kota, menurut pihak Kepolisian VA (Vanessa Angel) diajak kencan oleh pengusaha asal Surabaya dengan tarif yang disepakati kedua belah pihak yakni 80 juta sekali main.

"Iya yang booking si VA (Vanessa Angel) pengusaha asal Kota Surabaya. Kalau pembooking pihak pejabat tidak ada," terang, AKBP Harissandi ketika dikonfirmasi oleh media melalui selulernya, Minggu (6/1/2019), sekitar pukul 09:11 WIB, pagi.

Harissandi menambahkan bahwa, Vanessa Angel kita tangkap, dan diamankan oleh anggota pada siang hari. "Iya benar mereka kita amankan sekitar pukul 12.30 WIB masing-masing, 2 artis, dan 4 orang saksi, 2 manajement serta 1 orang tersangka yang di duga sebagai mucikari," ungkapnya.

Namun saat disinggung siapa nama pengusaha yang memboking pihak Kepolisian masih belum bisa bersedia memberikan keterangan lebih jauh mengenai kasus tersebut. Dipastikan pihaknya akan segera menggelar Konferensi Pers.

"Nanti kita mau gelar rilis bersama Kapolda Jatim (Irjen Pol Luki Hermawan) langsung. Nanti biar di rilis sama pimpinan saya langsung. Yang kemungkinan akan dilaksanakan pada hari Senin (7/1/2019) besok," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Ditreskrimsus Subdit Siber Polda Jatim membongkar praktik prostitusi online di sebuah Hotel Surabaya yang melibatkan artis Ibu Kota ternama dalam peran FTV (Film Televisi) dan model majalah dewasa. (Al/rif)

Posting Komentar