Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : saksi saat dimintai keterangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Agus Mulyadi mantan Kepala Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur terdakwa dalam kasus suap yang menyeret Bupati Pamekasan Achmad Syafi'i, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Rudi Indra Prasetya dan sejumlah Kepala Dinas Pemkab Pamekasan ke lembah hukum itu kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di Juanda Sidoarjo pada hari Senin (10/12/2018).

Sidang dengan agenda saksi ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pamekasan, Nur Holifah SH dan Achmad Hidayat SH., menghadirkan 8 saksi yang terdiri dari Inspektorat, Camat Pademawu, BPD dan sejumlah perangkat Pemerintah Desa (Pemdes) Dasok.

Didalam sidang keterangan saksi ini, Majelis Hakim mendapat ada indikasi keterlibatan salah satu saksi yang layak untuk dijadikan tersangka dalam perkara penyelewengan Dana Desa (DD) Desa Dasok dengan berdasarkan pasal 55 ayat (1) KUHP tentang orang yang turut serta melakukan tindak pidana korupsi.

"Jaksa ini tolong di tindak lanjuti, ini kena pasal 55 dengan turut serta,"ucap, Majelis Hakim yang diketuai oleh Rachmad SH. MH saat persidangan yang digelar diruang Candra itu.

Lebih jauh Ketua Majelis Hakim Rachmad SH. MH., pada terdakwa Agus Mulyadi menegaskan, saudara terdakwa ada keberatan tidak atas keterangan saksi?, terdakwa menjawab tidak. Sehingga sidang akan dilanjutkan pekan depan.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Holifah SH mengatakan, terdakwa di dakwa pasal 5 ayat (1) huruf a UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

"Terdakwa didakwa pasal 5 ayat 1 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,"singkatnya, saat ditemui memojatim usai persidangan. @rief

Posting Komentar