Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : dua terdakwa penyelewengan dana Paud Dindik Kabupaten Jember. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Perkara dalam kasus dugaan penyelewangan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Paud Kabupaten Jember Jawa Timur kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di jalan raya Juanda Sidoarjo pada hari Rabu (19/12/2018). Sidang yang digelar diruang Candra itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejeri) Jember menghadirkan 3 orang saksi yakni Suhidi, Astono, dan Napal Lawa ketiganya selaku Penilik Dinas Pendidikan cabang Kecamatan.

Dalam persidangan para saksi ditanyai seputaran tugas dan funsi selaku Penilik dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Dipersidangan saksi menerangkan bahwa, pada saat Bimbingan Teknik (Bimtek) terdakwa Heri Yudi Siswoyo selaku Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan Kabupaten Jember mengatakan bahwa semua tugas audit Penilik Kecamatan diambil alih oleh terdakwa.

"Dalam acara Bimtek pak Kabid bilang kalau tugas Penyilik diambil alih oleh belaiu (terdakwa),"ungkap, saksi dalam persidangan.

Namun, saat tim Penasehat Hukum (PH) terdakwa menyakan salah satu poin keterangan saksi yang ada di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi menyatakan, mencabut keterangan yang ada di BAP pada poin 8 dan 10, karena saya ditekan oleh Jaksa.

"Saya mencabut pak, karena saya ditekan oleh Jaksa," terang, saksi sambil jarinya menunjuk ke salah satu Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan. 

Sementara Moch Rusdi dan Much Mufid Pensehat Hukum terdakwa menilai, saksi saat pemeriksaan mengaku ditekan oleh Jaksa, jadi seakan-akan diarahkan.

"Saksi ditekan oleh Jaksa saat pemeriksaan, jadi seolah-oleh diarahkan," ungkap, M Mufid usai persidangan saat ditemui memojatim.

Menanggapi hal tersebut Jaksa Penuntut Umum, Siti Sumartiningsi SH menyatakan, pihak penyidik Kejaksaan akan memanggil kembali dan akan melakukan pemeriksaan lagi, penekanan seperti apa yang dimaksud.

"Kita akan panggil lagi, saya juga ingin tau penejanan seperti apa yang dimaksud,"ucap, JPU Siti Sumartiningsi.

Sidang dugaan penyelewengan dana BOP tahun 2017 yang menyeret dua terdakwa Hari Yudi Siswoyo selaku Kepala Bidang PAUD dan Sudaryaningtyas selaku Ketua Pelaksana Program (Dindik) Kabupaten Jember sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp248 juta. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Siti Sumartiningsi SH dan Lu Dutiningsari SH pada sidang sebelumnya mendakwa terdakwa dengan pasal 2 juncto pasal 18 dan pasal 3 juncto pasal 18 tentang tindak pidana korupsi. @rief

Posting Komentar