Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : korban Mukram WBP Napi dalam kasus 338 saat tergeletak dikamar mandi LP Porong. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Kembali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Porong Surabaya, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo ditemukan meninggal dunia pada hari Senin (24/12/2018). Korban Mukram (85) warga Jl Irawati I No. 8, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Surabaya, dalam kasus pembunuhan itu pertama ditemukan tergeletak dikamar mandi Lapas oleh Toni Hariyanto teman sesama Nara Pidana (Napi) saat hendak mandi. Selanjutnya,Toni bergegas melaporkan penemuan mayat korban itu ke petugas Lapas.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Porong, Pargiyono membenarkan petistiwa tersebut, korban merupakan Napi dalam kasus pembunuhan dan jatuhi pasal 338 KUHP dengan hukuman 8 tahun 6 bulan.

"Korban pertama ditemukan oleh napi lain sekitar pukul 08.30 WIB. Melihat sudah tidak bernyawa, napi yang mengetahuinya langsung lari dan melapor ke petugas penjagaan," terang, Kalapas Kelas I Surabaya, Pargiyono pada memojatim hari Selasa (25/12/2018).

Pargiyono menambahkan, saat itu anggotanya langsung ke lokasi dan melakukan evakuasi jenazah yang masuk ke lapas sejak tanggal 11 Mei 2015 itu ke Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Porong untuk dilakukan pemeriksaan keperluan visum.

Masih lanjut, Pargiyono menegaskan bahwa, diketahui korban mengidap penyakit dan sering sakit-sakitan semenjak menjalani hukuman di Lapas Kelas I Surabaya, Porong, Sidoarjo. 

"Riwayat penyakit yang dimiliki korban cukup banyak, antara lain gagal jantung, darah tinggi, obstruktif paru menahun dan tumor buah zakar,"ungkapnya.

Setelah mengetahui riwayatnya korban oleh petugas Lapas ditempatkan di Blok G dengan tujuan agar lebih mudah melakukan pemantauan. Hingga berita ini diturunkan korban masih di Rumah Sakit Pusdik Gasum Sabhara Porong, Sidoarjo guna kepentingan visum. (Arief)


Posting Komentar