Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Komisioner Bawaslu Sidoarjo, Muhammad Rosul. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo akan mencopot alat peraga kampanye (APK). Pasalnya, sebayak 870 alat kampaye peserta pemilu yang tersebar di Sidoarjo diketahui melanggar.

Tindakan tegas itu disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Sidoarjo Muhammad Rasul Rabu (12/12/2018). APK yang ditertibkan yang melanggar Peraturan KPU nomor 23 tahun 2018 dan peraturan Bawaslu nomor 28 tahun 2018 dan peraturan Bupati nomor 81 2017.

"APK yang akan ditertibkan dikeranakan di paku, di pohon, di tiang listrik, melintang dijalan, dipasang di sepadan sungai atau ruang hijau dan tempat ibadah," terang, Koordinator Divisi Pencegahan dan Antar Lembaga tersebut.

Rasul menjelaskan, sebelum melakukan pencopotan APK pihaknya sudah mengundang para peserta pemilu dan memberikan kesempatan pada peserta untuk mengadakan pendampingan terhadap APK  yang diduga melanggar dari hasil laporan masing masing panwas kecamatan. "Dalam rapat koordinasi dengan peserta pemilu bagi APK yang melanggar, untuk ditertibkan sendiri," tambahnya.

Namun, sambung Rasul, jika dalam waktu yang sudah ditentukan belum juga diturunkan. Terpaksa pihaknya akan mencopot APK yang melanggar secara paksa. "Pihak Bawaslu akan melakukan penertiban dengan melibatkan pihak-pihak yang berwenang," pungkasnya.@rief

Posting Komentar