Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : tersangka saat diamankan petugas dan burung yang dibeli dari hasil uang penggelapan. (Arief,memojatim)

Sidoarjo-Memo. Cepat, tanggap, dan akurat anggota unit Reserse Kriminal Polsek Gedangan dalam pengukapan sebuah kasus. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya laporan dari PT Daya Muda Agung yang bertempat di jalan Nangka No. 265 Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo pada surat laporan LP / 284 /X /2018/5 JTM/RESTA SDA/SEK GDN tgl 11 oktober  2018.

Tersangka yang diketahui warga Dusun Mojounggul, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang Jawa Timur, Eko Sumarsono (54) berhasil diamankan pada hari Senin (29/10/2018) untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam penyidikannya terungkap tersangka telah menggelapkan sejumlah uang ratusan juta rupiah dari perusahaan yang berkecimpung dibidang obat - obat tersebut.

Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko menuturkan, modus operandi pelaku yang juga sebagai sales di PT Daya Muda Agung itu menggunakan uang hasil penagihan dan tidak di setorkan ke perusahaan, akan tetapi di pergunakan untuk kepentingan pribadinya tanpa seijin.

"Modus pelaku menggunakan uang hasil penagihan dan tidak di setorkan ke perusahaan untuk kepentingan pribadinya," tutur, Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko pada memojatim hari Sabtu (3/11/2018).

Sementara Kanit Reskrim, Ipda Supratman saat mendampingi Kapolsek menambahkan, ulah pelaku terungkap saat pihak perusahaan melakukan konfirmasi ke outlet dan diketahui outlet sudah melakukan pembayaran ke tersangka. Namun, oleh pelaku tidak di setorkan ke perusahaan. 

"Akibatnya ulah pelaku perusahaan mengalami kerugian Rp. 127.614.090,(Seratus Dua Puluh Tujuh juta enam ratus empat belas ribu sembilan puluh rupiah),"terang, Ipda Supratman.

Dihadapan penyidik pelaku mengaku, uang ratusan juta rupiah itu ia gunakan untuk membiayai kuliah anaknya dan membeli burung peliharaan.

Dari hasil penyidikanpun sejumlah Barang Bukti (BB) juga berhasil diamankan oleh petugas yakni, 1 (satu) bendel faktur pengiriman barang sebanyak 85 lembar, dan satu ekor burung. Kini pelaku terancam dengan pasal 378 KUHP yo Pasal 374 KUHP. @rief

Posting Komentar