Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : pembangunan gedung sekolah SMPK Shanto Tarsisius yang mangkrak. (M Rifai,memo)

Bojonegoro-Memo. Kontraktor rekanan pelaksana proyek pembangunan gedung sekolah SMPK Shanto Tarsisius yakni, CV Arby Jaya terancam Blacklist.
Pasalnya, hingga pertengahan Oktober waktu tambahan yang diberikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Bojonegoro ternyata tidak bisa dimanfaatkan dengan benar oleh CV Arby Jaya selaku kontraktor. Bahkan, CV Arby Jaya terkesan mengabaikan adendum atau kesepakatan bersama hingga pekerjaan pembangunan gedung sekokah SMPK Shanto Tarsisius tidak terealisasi dengan tepat waktu, sehingga sampai batas yang ditentukan pembangunan  baru mencapai berkisar 50%.

Proyek dengan dana 1,9 miliard tersebut sebelumnya sudah melakukan adendum pertambahan waktu 50 hari pertanggal 17 september 2018 namun sampai sekarang pembangunan sekolah tersebut masih belum kelar.

Kabid Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, David Yudha Prastya menjelaskan jika sudah dilaksanakan adendum tambahan waktu 50 hari pada proyek tersebut per 17 september 2018.

"Adendum 50 hari  sudah dilakukan kemarin, saat adendum dilakukan progres saat itu baru 49 % .
Maka adendum berjalan hampir satu bulan progrespun belum menampakan yang jelas masih berantakan," ungkap, David pada memojatim hari Kamis (22/11/2018).

Masih lanjut David menegaskan, jika dalam adendum 50 hari proyek tersebut tidak terselesaikan lelang
kita tindak tegas untuk dilakukan pengajukan  Blacklist kepada Bupati.

Saat disinggung apa kendala kotraktor CV Arby Jaya sampai tidak bisa selesaikan pekerjaan tepat waktu David menambahkan, mereka mengalibikan bahwa aspek finansial yang jadi kendala utama lambatnya pekerjaan.

"Itu bukan alasan yang rasional, dia (CV Arby Jaya) sudah berani ikut LELANG dan ternyata menang, berarti harus komitmen apa lagi sudah ada perjanjian kontrak yang sudah di sepakati oleh semua pihak,"tegasnya.

David berharap pekerjaan ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua rekanan kontraktor agar hati- hati dalam melakukan penawaran lelang

Seperti diketaui, lelang proyek SMPK Shanto Tarsisius yang dimenangkan oleh CV Arby Jaya dengan penawaran akhir 1,7 miliar dari pagu 1,9 miliar terdapat
selisi penawaran yang terlalu besar dari pagu menjadikan potensi penyebab proyek ini terancam kena blecklist karena pekerjaan tidak terselesaikan tepat waktu. (mr/rif)

Posting Komentar