Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Kepala KPLP Disri W Agustomo saat pimpin giat Operasi Mendadak (Sidak) di dalam Lapas. (Arief,memo)

Mojokerto-Memo. Untuk menjaga stabilitas keamanan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto, Raden Hadiwismobudi melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Disri W Agustomo melaksanakan giat Operasi Mensadak (Sidak) didalam kamar tahanan pada hari Rabu (17/10/2018) malam. Pelaksanaan Operasi Mendadak (Sidak) ini dilakukan rutin setiap saat dengan waktu yang tidak ditentukan dan secara acak.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Mojokerto, Disri W Agustomo pada memojatim menyampaikan, dalam giat ini pihaknya menerjunkan kekuatan anggota 40 personil. Tim langsung menyasar ke kamar tahanan yang sudah diprediksi sebelumnya oleh petugas.

"Giat dimulai sejak pukul 20:00 wib. Sampai selesai. Petugas mendapatkan Sajam buatan sendiri Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),"ungkap, Kepala KPLP yang akrap disapa Disri pada hari Kamis (18/10/2018).

Lebih jauh Disri memaparkan, giat ini untuk menjaga hal - hal yang tidak diinginkan didalam kamar tahanan. Makanya pelaksanaannya dilakukan dengan waktu yang tidak ditentukan.

"Giat ini untuk menjaga hal - hal yang tidak di inginkan di kamar tahanan,"pungkasnya.

Sementara dari hasil Operasi Mendadak ini petugas berhasil mengamankan barang milik Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berupa, 9 Senjata Tajam (Sajam) buatan sendiri, 1 buah ikat pinggang, 1 sendok aluminium, 2 potongan kabel data, 1 Hp
merk Samsung. Sampai giat selesai berjalan lancar dan kondusif. (Arief)

Posting Komentar