Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : dua pelaku beserta unit mobol saat diamankan petugas. (Arief,memo)

Sidoarjo-Memo. Komplotan pelaku spesialis pencuri scaffolding berhasil ditangkap oleh unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Gedangan pada hari Jumat tanggal 11 Oktober 2018 lalu. Penangkapan terhadap komplotan spesialis pencuri scaffolding ini bermula adanya laporan oleh korban Agus Setiawan (32) warga Sukodono sidoarjo selaku pengelola Hotel Safia di jalan raya Juanda, Desa Semambung, Kecamatan Gedangan Sidoarjo. Bahwa, 37 set scaffolding miliknya hilang pada hari Sabtu tanggal 8 Oktober 2018 sekitar pukul 15:00 wib. Sore.

Usai menerima laporan itu Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selang beberapa hari kemudian petugas mendapatkan nama - nama pelaku usai memintai keterangan dari saksi Ujang Supiatna (50) kordinator Satpam dan Achmad Anwar Cabib (31) Satpam setempat.

Unit Reserse Kriminal (Rskrim) yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Supratman langsung melakukan penyergapan terhadap pelaku Tugiman Bidiyanto (44) warga Anusanata, Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan Sidoarjo di rumahnya. Selain itu rekan pelaku juga ditangkap dirumahnya yakni, Agus Sudarmanto (30) warga jalan Nala, Desa Sawotratap, keduanya digelandang ke Mapolsek Gedangan karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian.

"Kedua pelaku berhasil diamankan pada hari Jumat 11 Oktober dirumahnya masing-masing sekitar pukul 01:00 wib," ungkap, Kanit Reskrim Ipda Supratman mendampingi Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko, hari Rabu (17/10/2018) pada memojatim.

Lebih jauh Ipda Supratman menyampaikan, dihadapan petugas komplotan ini mengaku tidak hanya melakukan aksinya diwilayah hukum Sidoarjo saja. Namun, juga di sejumlah daerah lainya seperti wilayah Mojokerto, Gresik, Surabaya, dan Jombang.

"Komplotan ini adalah spesialis pencuri scaffolding. Pelaku telah melancarkan aksinya di sejumlah daerah selain di Sidoarjo,"terang, Kanit Reskrim.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp27 juta, dan Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan oleh petugas sebagai berikut, 1 (satu) Unit Mobil daihatsu No.Pol : L 8030 BF, uang tunai Rp. 3.000.000, dan 1 (satu) buah HP samsung.

Kini kedua pelaku masih dalam proses hukum lebih lanjut, dan akibat perbuatanya pelaku terancam dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian disertai pemberatan dengan hukuman 7 tahun kurungan penjara. @rief

Posting Komentar