Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Alunan ayat - ayat suci Alqur'an menggema seakan memecah heningnya malam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medaeng Surabaya. Kegiatan rutin Sholat berjamaah dan dilanjut dengan dzikir pada setiap hari Kamis malam itu seakan menjadi obat siraman rohani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Medaeng Surabaya.

Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Kelas I Surabaya bukan hanya tempat menjalani sisa masa hukuman kurungan penjara bagi WBP. Tetapi juga tempat mengetuk pintu kesadaran untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dengan program - program pembinaan religius dari Rutan.

Kepala Rutan Kelas I Medaeng Surabaya, Teguh Pamuji melalui Kasi Pelayanan Tahanan, Achmad Nuri Duka menuturkan, pelaksanaan kegiatan religius ini berlaku bagi semua WBP sesuai keyakinan agamanya masing - masing. Sebagai bentuk pembinaan merubah karakter.

"Seminggu sekali tiap malam Jumat Dzikir dan Sholawat bersama di Masjid Rutan Medaeng. Tujuannya untuk merubah karakter seseorang untuk menjadi lebih baik,"tutur, Duka saat ditemui memojatim pada hari Sabtu (29/8/2018).

Masih lanjut Duka, baginya berada ditengah - tengah WBP dengan menyampaikan pembinaan ada kepuasan tersendiri. Seperti mengajak sholat berjamaah dan mengitruksikan WBP untuk sholat tengah malam.

"Selain dzikir bersama juga kita ajak untuk sholat taubat."pungkasnya. (Arief)


Photo : warga binaan bersholawat di Masjid Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng Surabaya. (Arief,memo)


Posting Komentar