Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : ilustrasi

Surabaya-Memo. Tim Sapu Bersih (Saber) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Pukesmas Porong, Kabupaten Sidoarjo, berinisial EH. Selain EH juga Tujuh Staf Pukesmas Porong lainya juga sempat diamankan tim Saber Ditreskrimsus Polda jatim pada hari Senin (17/9/2018).

Namun, dalam Operasi Tangkap Tangan tersebut petugas tidak melakukan penahanan dan hanya mengenakan pelaku Pungli wajib lapor. Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan hal tersebut, 
dugaan staf  Puskesmas di Porong, Sidoarjo yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan tim Saber Pungli, Ditreskrimsus, Polda Jatim terkena wajib lapor. Setelah dilakukan pemeriksaan intensif.  

"Iya benar, kini mereka dalam penanganan Polda Jatim,"terang, Kombes Pol Fras Barung Mangera pada media hari Selasa (18/9/2018).

Dari info yang berhasil dihimpun oleh memojatim pelaku Pungli yang tertangkap tangan selain Kepala Pukesmas Porong Sidoarjo, berinisial EH juga ke tujuh staf Pukesmas Porong ikut menjadi terperiksa yakni  berinisial Her (Kepala Unit), Li (bagian loket), Na (penerima potongan jaspel), Li Ta (Bendahara Internal/sekaligus penerima uang potongan jaspel dari Ning, An (Bendahara Internal) dan Lu (Kepala Unit Perawatan). Pungutan Liar tersebut berasal tarikan dari Jasa Pelayanan (Jaspel) sebesar 15 persen.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sidoarjo, Ika dikonfirmasi melalui selulernya terkait OTT yang menyeret anak buahnya enggan menjawab, walaupun terdengar suara dering di nada sambungnya pada hari Rabu (19/9/2018) sore. (D£/rf)


Posting Komentar