Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Sidoarjo-Memo. Sidang dalam perkara suap proyek pekerjaan di Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Kabupaten Tulungagung Jawa Timur dengan menyeret Susilo Prabowo sebagai terdakwa selaku pemberi suap terhadap Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar.

Agenda sidang yang menghadirkan dua orang saksi yakni, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kota Blitar, Muhammad Sidik dan Mujiono Kepala Dinas (Binamarga) Kota Blitar, oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sidang yang digelar diruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya di jalan raya Juanda, Sidoarjo mendapat reaksi keberakatan dari tim Penasehat Hukum (PH) terdakwa Susilo Prabowo.
 
Dari keterangan kedua saksi membenarkan, bahwa terdakwa Susilo Prabowo (SP) sejak tahun 2014 - 2018 kerap memenangkan proyek pekerjaan di wilayah Pemkab Tulungagung dan Kota Blitar. Salah satunya proyek pekerjaan pembangunan gedung sekolahan SMP Negeri 3 Blitar dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 13 miliar yang dikerjakan oleh PT Moderna Teknik Perkasa , milik terdakwa Susilo Prabowo selaku Direktur Utama.

"Anggaran pembangunan SMPN 3 Blitar sekitar 13 miliar,"terang, Muhammad Sidik saat memberikan kesaksian dihadapan Majelis Hakim.

Sedangkan tim Penasehat Hukum (PH) menilai bahwa, dalam pasal 138 dan pasal 139 ayat 1 KUHAP itu kalau sudah dinyatakan sudah lengkap, dakwaan itu sudah sempurna. Sehingga tidak perlu diajukan saksi tambahan.

"Tapi Jaksa acuhannya ke pasal 160 KUHAP Sebetulnya itu nengenai saksi ahli bukan saksi fakta itu,"terang, Jamaludin selaku Penasehat Hukum terdakwa Susilo Prabowo usai persidangan saat ditemui memojatim.

Sementara saat ditanya langkah apa yang akan dipersiapkan dalam sidang berikutnya. Tim Penasehat Hukum yang terdiri dari Jamaludin SH, dan Agung SH menyampaikan akan menghadirkan saksi ahli di agenda sidang Pledoi akan datang. (D£/@r!£f)



Photo : Susilo Prabowo terdakwa suap Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar. (Dila,memo)

Posting Komentar