Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement


Photo : lahan kosong yang terbakar saat dilakukan pemadaman. (Dian,memo)

Gresik-Memo. Dua lahan kosong terbakar di Wilayah Gresik Jawa Timur pada hari Selasa (25/9/2018). Penyebab dari terbakarnya dua lahan kosong yang berada di wilayah Kecamatan Balongpanggang dan Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik tersebut diduga karena musim kemarau yang berkepanjangan. Sehingga lahan kosong yang penuh ditumbuhi ilalang itu kering dan mudah terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun, saat musim kemarau seperti ini memicu mudahnya terjadi kebakaran.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi perihal terjadinya kebakaran di dua wilayah hukumnya membenarkan hal tersebut, kemarau panjang diduga penyebab terjadinya kebakaran. Lahan kosong yang banyak di tumbuhi ilalang dan dahan poho - pohon menjadi kering sehingga mudah terbakar.

"Kebakaran terjadi diareal persawahan Dusun Kedungpring, Kecamatan Kedupring, dan Dusun Patoman, Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom," terang, Kapolres Gresik pada memojatim hari Rabu (26/9/2018).

Kapolres Gresik mengungkapkan, untuk di Dusun Kedungpring kebakaran terjadi sekira pukul 11:00 wib siang, saat itu diketahui warga setempat api dari timur dimungkinkan api  dari putung rokok. Sedangkan di Dusun Patoman kevakaran terjadi sekitar pukul 14:15 wib. 

"Saat laporan kebakaran kami terima bersama petugas PMK langsung turun kelokasi agar api tidak meluas,"tegasnya.

Disinggung siapa pemilik lahan kosong tersebut Kapolres mengatakan, "masih belum diketahui, tapi yang jelas peristiwa itu tidak sampai ada korban jiwa."pungkasnya.

Atas kejadian tersebut Kapolres menghimbau pasa masyarakat khususnya diwilayah Gresik, untuk tidak membakar sampah dimusim kemarau seperti sekarang ini, karena rentan terjadinya kebakaran. Selain itu Kapolres juga mengintruksikan unit Babhinkamtibmas untuk segera mensosialisasikan kepada masyarakat untuk peka lingkungan. (Dn/rf)

Posting Komentar