Diberdayakan oleh Blogger.

Advertisement

Photo : Camat Kalitidu, Muchlisin Andi Irawan saat memberikan pesan dan motifasi. (Dian,memo)

Bojonegoro-Memo. Tujuh siswa - siswi terbaik Kabupaten Bojonegoro masuk di Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). Hal tersebut disampaikan oleh Camat Kalitidu, Kabupaten Bojobegoro, Muchlisin Andi Irawan saat membuka acara Santunan Anak Yatim Piatu di areal Pendopo Kecamatan Kalitidu pada hari Jumat (28/9/2018).

Sebagai alumni IPDN Camat Kalitidu, Muchlisin Andi menyampaikan, sangat bangga dengan prestasi yang didapat oleh siswa siswi di Sekolahan Menengah Atas Negeri (SMAN) Bojonegoro hingga bisa diterima dan masuk ke salah satu Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan dalam lingkungan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Salah satunya Cantika Kusuma Septiani asal srkolahan Kepadangan, anak dari Ragil Saputra yang bekerja sebagai kuli batu 

"Jangan pernah takut untuk ikut daftar sekolah di Kedinasan trutama di IPDN, karena sekolah disana itu bukan hanya untuk anak orang kaya saja. namun, siapapun bisa daftar disekolah tersebut contohnya anak dari bapak Ragil,"terang, Camat Kalitidu, Muchlisin pada memojatim pada Sabtu (29/9/2018).

Muchlisin menambahkan, Kabupaten Bojonegoro tercatat ke dua siswa terbanyak yang lolos dalam penerimaan di IPDN se -Jawa Timur. 

"Jangan pernah putus asa untuk terus belajar, biar kelak bisa sekolah di kedinasan atau daftar jadi Polri/TNI. Selain itu jangan terlalu banyak main HP/ Gadget."ucapnya.

Sedangkan tujuh siswa siswi Kabupaten Bojonegoro yang lolos dan diterima di lembaga pendidikan tinggi IPDN terdiri dari, Ubais Nur Rosyid dari SMAN 1, Moch Ali Fahmi dari SMAN 2, Galuh Primadhayanti SMAN 2, Rikky Arya Pagestu SMAN 4, Braja Manastha Winduaji SMAN 1, Cantika Kusuma Septiani SMA Padangan, Wafaa' Nanda Setian SMAN 1. (Dian/Arief)

Posting Komentar